Senin, 07 Desember 2015

Berburu Pesugihan Babi Di Curug Glonto Loro

Kisah Nyata Pelaku Ritual Pesugihan Babi

Curug Glonto Loro hanyalah sebuah air terjun kecil yang terletak di tepi jalan raya yang membelah Desa Jangkrikan,Kecamatan Kepil,Kabupaten Wonosobo ,Jawa Tengah.Dicurug inilah konon bersemayam Glonto Loro,Ratu Siluman Babi yang bisa memberikan pesugihan bagi siapa yang memujanya.

  Secara kasat mata Curug Glonto Loro merupakan sumber air terjun kecil setinggi tak lebih dari 75 meter,namun terlihat indah,karena keindahannya pula membuat curug ini sering menjadi jujugan para anak muda untuk berekreasi,Ada potensi wisata tersembunyi disini.
  Tapi tak ada yang menyangka,dibalik keindahan curug Glonto Loro itu menyimpan sebuah misteri.Ya di curug ini sering dijadikan tempat ritual untuk mendapatkan pesugihan babi ngepet.
  "Penguasa gaib curug Glonto Loro ini putri celeng,Ratu Siluman Babi yang suka maujud menjadi sosok wanita yang sangat cantik,kabarnya dia itu bisa memberikan pesugihan,"Ujar Widaryanto (55),salah satu tokoh Desa Jangkrikan.Dari cerita Kakek Buyut Pak Wid,demikian laki-laki ini akrab di sapa,bahwa sejak dulu,curug glonto loro memang dikenal sebagai tempat yang sangat angker dan dikeramatkan hingga saat ini.
  Pada hari-hari tertentu,lokasi ini sering dijadikan sebagai tempat untuk melakukan ritual ngalap berkah.Karena tak ada juru kunci,maka siapa saja yang melakukan ritual disini bisa langsung datang ke curug Glonto Loro ini.Namun anehnya,para pengalap berkah yang datang justru dari luar-luar kota,seperti jogja,solo,semarang serta dari luar-luar jawa.
  Kalau dari jogja,menurut Pak Wid,kebanyakan berasal dari kalangan keraton.Dari pengakuan para pelaku sesirih itu.Kedatangan mereka dengan beragam tujuan ,kalau dari kalangan keraton umumnya untuk menarik benda-benda pusaka yang banyak tersimpan disini.
  Konon di curug ini tersimpan sebuah golek kencono terbuat dari emas,yang hingga kini belum ada yang bisa mengambilnya.Golek inilah yang di buru oleh para pengalap berkah.Namun karena golek ini merupakan simbol kekayaan(pesugihan),maka putri celeng sebagai pemiliknya tak mau golek ini lenyap begitu saja dari genggamannya.Itulah yang menjadikan curug ini tetap memancarkan auranya sebagai tempat mendapatkan pesugihan.
  "Sebenarnya,tujuan apa saja yang bisa disampaikan disini,tapi curug glonto loro ini memang identik dengan pesugihan,"terang pak Wid,yang mendengar hal ini dari kakek buyutnya.
  Nah tak jauh dari Curug Glonto Loro itu ,tepatnya keselatan lagi,ada sebuah batu besar yang terletak persis di tikungan.Batu ini,oleh warga setempat disebut dengan watu lawang.Watu Lawang ini juga bukan sembarang batu,batu sebesar gunung ini ternyata juga ada kaitannya dengan Curug Glonto Loro tadi.
  Cerita Pak Wid,dulu setiap pengalap berkah yang akan lelaku di curug Glonto Loro,entah itu mencari pesugihan maupun lainnya ,pastilah akan menuju Watu Lawang ini.Dibatu inilah ada sebuah pintu gaib di curug Glonto Loro itu,yang di yakini sebagai keraton siluman babi.
  Dulu Watu Lawang ini ada juru kuncinya ,namun setelah juru kunci yang bernamaMbah Sudi meninggal dunia,dan tak ada yang meneruskan sebagai kuncen,maka setiap ritual bisa langsung dilakukan di curugnya.
  Sepeninggal Mbah Sudi tak ada yang bisa membuka pintu gaib itu hingga sekarang.Karena tak ada juru kunci,maka pengalap berkah disarankan untuk mendapat bimbingan paranormal atau dukun yang tau seluk beluk soal curug Glonto Loro ini.
  "Itulah kenapa disebut Watu Lawang,karena memang pintu itu menuju Goa gaib menuju Keraton Glonto Loro.Sebenarnya Watu Lawang ini merupakan pintu belakang menuju goa itu.Pintu utamanya ada di goa Gluduk di desa Gondowulan,5 km dari sini dan hanya Mbah Sudi yang punya mantera khusus untuk membukanya,''jelas Pak Wid.
  Konon ceritanya pula,Presiden Sukarno pernah bersembunyi di Goa Gaib ini dari kejaran orang-orang belanda yang memburunya.Bung karno memasuki goa itu melalui Watu Lawang ,dan keberadaan goa gaib ini hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang mempunyai supranatural tinggi.
  Secara kasat mata ,ujar Pak Wid,para pengalap berkah yang melakukan ritual di curug Glonto Loro ini tak terlihat,tahu-tahu saja ada beberapa orang yang datang ke lokasi ini,untuk menjemput mereka,dan hal ini seringkali terjadi.Itulah yang menjadi keyakinan,kalau curug keramat ini sering dijadikan tempat untuk melakukan ritual.
  Lantas apa sih syaratnya untuk bisa untuk mendapatkan pesugihan di curug Glonto Loro ini? Karena tak ada juru kunci yang merawatnya seperti umumnya tempat keramat lainnya,maka siapapun yang akan melakukan ritual pesugihan disini bisa melakukannya sendiri dengan bimbingan dari dukun pesugihan.
 Namun setahu Pak Wid,yang mendengar cerita ini dari kakek buyutnya ,sesajen yang biasa digunakan untuk ritual disini hanya kembang telon dan kemenyan,beberapa perlengakapan make up wanita,dari sisir,bedak,lipstik serta kaca .Namun yang tak boleh di lupakan,adanya ingkung bebek.semua sesajen tadi di persembahkan kepada putri celeng,penguasa gaib curug tersebut.
  Konon ceritanya pula,di bawah curug tersebut ada goa,namun goa ini hanya bisa dilihat secara gaib atau tak kasat mata.Nah di goa inilah,ritual pesugihan dilaksanakan.Untuk bisa memasuki goa gaib ini,diperlukan ritual dengan uborampe tadi.Kalau permintaannya di kabulkan maka tiba-tiba saja pengalap berkah akan berada di sebuah goa.Nah di goa ini mereka akan di temui putri celeng,yang datang dan maujud dalam sosok wanita cantik,''ungkap Pak Wid.
  Pak Wid mengibaratkan,ritual ini untuk melamar Putri celeng,jika lamarannya diterima,cerita Pak wid,maka Putri Celeng akan menemui pemujanya ini.Jika nasib sedang mujur,hanya dalam waktu maksimal 3 hari,maka lamarannya akan diterima.Tapi kalau memang bukan pulungnya,meski sudah tirakat hingga berhari-hari,belum tentu lamarannya akan diterima.
  Konon ceritanya pula,setelah Bertemu Putry Celeng,maka pencari pesugihan harus mau melayani Putri Celeng berhubungan intim.Meski sebutannya Putri Celeng,namun setiap kali menemui pemujanya,putri siluman babi ini akan menampakan wujudnya menjadi wanita yang sangat cantik.bukan dalam bentuk babi.Jadi siapapun yang memandangnya akan terpikat,dan tak akan bisa menolak kemauan putri siluman babi ini berhubungan intim.
  Hubungan seks itu syarat mutlak yang harus di penuhi.itu sebagai penanda kalau lamarannya diterima,maka sejak itu pula dia resmi menjadi pengikut putri celeng.Dari hubungan intim ini,maka ilmu babi ngepet sudah merasuk kejiwa penganut pesugihan iti,''kata Wid lebih jauh
  Tahap Selanjutnya ,akan terjadi perjanjian gaib diantara keduanya,Putri Celeng sebagai pemberi pesugihan dan si pengalap berkah sebagai pemujanya,soal perjanjian gaib ini yang tahu hanyalah mereka keduanya.apa isi dan syarat-syaratnya.
  Setelah kontrak perjanjian ini di tanda tangani,maka pengalap berkah bisa pulang,lantas di rumahnya harus mempersiapkan sebuah kamar khusus,Nah di kamar inilah nantinya pelaku pesugihan ini akan bisa merubah dirinya menjadi babi jadi-jadian atau babi ngepet.
  Setelah menjadi babi ngepet,atau manusia setengah siluman babi,mereka bisa mencari pesugihan dengan cara mengambil uang (mencuri).Cara mengambil uangnya juga sangat mudah,cukup dengan mengendus-endus rumah calon korbannya.Maka di yakini uang yang di ambil akan hilang secara misterius.
  Uang-uang yang telah di ambil secara gaib ini,akan terkumpul dengan sendirinya di kamar khusus yang telah di sediakan tadi,Di rumah pelaku pesugihan babi ngepet  ini ada sebuah wadah khusus yang telah di persiapkan untuk menampung uang-uang itu.
  Pak Wid juga tak tahu pasti,apakah banyak yang berhasil dengan ritual pesugihan di curug Glonto Loro ini, meskipun berhasil,tentunya para pencari pesugihan ini akan menutup rapat-rapat tujuannya itu.
  Toh begitu,Pak Wid hanya mengingatkan,karena mencari pesugihan ini termasuk jalur yang sesat,disarankan untuk tidak menempuh jalan ini,karena itu semua tidak gratis,tapi ada tumbal nyawanya.
  'Kalau masa kontraknya sudah habis,jika pelaku pesugihan itu meninggal dia akan menjadi pengikut putri celeng di alam sana.Selama menjalani pesugihannya itu setiap 40 hari sekali,harus melayani putri celeng itu berhubungan intim,''ujar pak Wid.
  Bagi warga Jangkrikan sendiri.soal ke angkeran curug Glonto Loro ini sudah tak asing lagi.Kabarnya ,Putri Celeng ini hingga sekarang sering menampakkan diri pada saat-saat tertentu.
Dicurug ini sering terlihat adanya penampakkan seorang wanita cantik tengah asyik mandi.nah setiap putri ini muncul ,biasanya akan diikuti dengan munculnya babi-babi disekitar kawasan itu.
  Pak Wid meyakini,babi-babi ini adalah para pengikut putri celeng yang berasal dari para penganut pesugihan yang memujanya.Adanya babi-babi ini juga sudah di pahami betul oleh warga setempat dan masyarakat setempat pantang untuk mengganggu babi-babi ini .Ada sebuah cerita,kenapa warga sekitar tak berani mengotak-atik keberadaan babi-babi ini.
  Cerita Pak Wid,puluhan tahun silam,ketika babi-babi ini muncul warga sekitar di buat bingung,karena takut babi-babi ini akan merusak tanaman pertanian yang tengah di garap,ada beberapa warga yang membunuh babi- babi ini.Lantas apa yang terjadi?
  Ternyata Putri Celeng sebagai pimpinannya tak terima,dia pun mengadakan pembalasan,caranya dengan membunuh orang-orang yang telah anak buahnya.Konon ceritanya tak lama setelah itu banyak warga Jangkrikan yang tewas dengan cara yang misterius.Banyak yang menduga ,mereka mati jaadi keganasan siluman babi.
  'Teror siluman babi ini baru berhenti setelah para sesepuh Desa mengadakan ritual permintaan maaf,sejak itu tak ada yang berani mengusik keberadaan babi-babi itu,''tutur Pak Wid.
  Ada semacam perjanjian gaib antar para sesepuh desa dengan siluman babi ,untuk tidak saling mengganggu,itulah kenapa pesugihan ini tak berlaku bagi warga jangkrikan.
  Terlepas dari cerita mistis yang ada di curug Glonto Loro ini ,Pak Wid menilai kalau curug ini terlihat sangat indah,dengan pemandangan alam sekitarnya.Pak Wid sangat berharap Curug ini bisa dijadikan sebagai salah satu obyek wisata alam anadalan Wonosobo ,dan bisa di garap serius. 

You May Also Like

Subscribe by Email

Berburu Pesugihan Babi Di Curug Glonto Loro
4/ 5
Oleh