Tampilkan postingan dengan label mitos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mitos. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 November 2016

3 Takhayul Malam Hari Yang Dipercayai Orang Jepang

3 Takhayul Malam Hari Yang Dipercayai Orang Jepang

Jepang termasuk dalam negara yang terkenal percaya dengan takhayul. Banyak sekali hal-hal yang dipercayai bila dilakukan dapat mendatangkan hal buruk. Mungkin yang paling sering didengar adalah tidak meninggalkan sumpit di nasi dan angka sial adalah angka 4. Dari sekian banyak takhayul beberapa di antaranya ada yang mengambil waktu di malam hari. Berikut adalah 3 takhayul malam hari yang sampai sekarang masih dipercayai oleh orang Jepang.

1. Memotong Kuku Di Malam Hari


Apakah alasan penerangan yang buruk menjadi alasan tidak boleh memotong kuku di malam hari? Bukan. Yang percaya takhayul berkata bila aksi ini dapat mendatangkan kematian karena roh jahat akan dapat masuk ke dalam tubuh. Kuku dianggap sebagai bagian dari jiwa jadi jika kalian memotongnya di malam hari seperti mengundang roh jahat untuk masuk dan merusak tubuh kalian dari dalam.

2. Melihat Laba-Laba



Jika kalian sedang berada di Jepang dan melihat laba-laba di pagi hari itu bukanlah hal yang buruk. Beda halnya bila terjadi di malam hari. Ada baiknya melemparnya keluar untuk nasib yang lebih baik.

3. Memakai Sepatu Baru di Malam Hari



Jangan sekali-kali mencoba untuk memakai sepatu baru yang kamu beli di malam harinya karena akan mendatangkan nasib buruk. Apalagi menggunakannya di dalam rumah Jepang yang dilapisi oleh tatami. Dipercaya bila hal tersebut akan dapat merusak karir di pekerjaan kalian. Sumber: forum.viva.co.id

Jumat, 28 Oktober 2016

Keanehan Misteri Segitiga Bermuda Akan Segera Terjawab!

Segitiga Bermuda sepertinya sudah sejak lama menjadi salah satu tempat teraneh yang memiliki sejuta misteri tersembunyi di dunia ini. Terletak di kawasan Miami, Kepulauan Bermuda, dan San Juan, Puerto Rico atau daerah Atlantik, Segitiga Bermuda menjadi sebuah kawasan menakutkan yang telah banyak memakan korban. 


 
Hal tersebut bukanlah sebuah mitos belaka, pasalnya banyak pesawat terbang dan perahu yang menghilang ketika masuk kawasan Segitiga Bermuda. Beberapa pilot pesawat Amerika mengungkapkan jika melintasi Segitiga Bermuda, maka kompas serta radio panggilan tidak akan berfungsi, dan mesin pesawat jadi hilang kendali.

Baca Juga: Misteri Perairan Masalembo "Segitiga Bermuda"nya Indonesia Yang Belum Terungkap



Untuk mencari tahu beberapa keanehan yang banyak terjadi di Segitiga Bermuda tersebut, para ilmuwan dari Norwegia meneliti kawasan tersebut. Dan kini para ilmuwan tersebut pun mengungkapkan bahwa mereka sedikit lagi akan menemukan jawaban dari keanehan-keanehan yang terjadi di Segitiga Bermuda.


Kuburan kapal karam di Segitiga Bermuda (Facebook/Dive Bermuda)

Para ilmuwan tersebut menemukan beberapa kawah bawah laut di dasar laut Barents, lepas pantai Norwegia yang diharapkan bisa semakin menjelaskan fenomena aneh yang sering terjadi di Segitiga Bermuda, walaupun jarak kawah dengan Segitiga Bermuda cukup jauh.

Anda bisa baca juga: Penampakan Piramida Raksasa di Dasar Segitiga Bermuda

"Banyak sekali kawah besar terlihat di dasar laut yang terletak di pusat-barat Laut Barents dan mungkin terbentuk karena ledakan gas yang sangat besar. Kawah tersebut bisa menjadi adalah salah satu tempat yang merepresentasikan meledaknya gas metan di Arktik,” ujar peneliti dari Arctic Univeristy of Norway kepada Sunday Times seperti dikutip dari News.com.au, Kamis (17/3/2016).

Ledakan gas itu dikenal dengan sebutan “burps of death” atau sendawa kematian. Yang jika ledakan tersebut terjadi, maka laut bisa langsung ‘menelan’ kapal yang melewatinya, dan metana yang lepas ke udara bisa dengan cepat mengganggu pesawat terbang. Para peneliti dari Arctic University of Norway berharap bahwa ledakan gas tersebut bisa semakin mendekati jawaban atas misteri Segitiga Bermuda. Sumber: Bintang

Baca juga: Peneliti: Misteri Segitiga Bermuda itu Sebenarnya Tidak Ada, Jadi Fakta Selama ini?

Kamis, 16 Juni 2016

Pengalaman Mengamalkan Mantra Penangkap Ikan Warisan Suku Bajo



  Semua pedagang bahkan para juragan ikan di tempat pelelangan ikan pasti mengenalnya.Maklum,disamping muda,ganteng dan berkulit putih,soni adalah salah satu dari sekian banyak sosok yang memiliki beberapa buah kapal untuk penangkapan ikan.
  Caranya bergaul dan mau bersahabat dengan siapapun,membuat soni sosok yang disegani sekaligus dikenal paling dermawan di tempat ia berusaha maupun di tempat tinggalnya.
  Namun,kehidupan dunia tak pernah ada yang abadi.Sekali di atas,kadang harus pula mau di bawah.Keadaan itulah yang kini terjadi pada soni.Entah kenapa,hasil tangkapan ikannya terus saja menurun,sehingga,beberapa kali terpaksa harus menanggung kerugian yang lumayan besar.
  Ia pernah berbicara dari hati ke hati dengan nahkoda kapalnya.’’Tolong jelaskan dengan jujur,kenapa hasil tangkapan kita terus menurun?’’katanya pada suatu hari.
  Sambil menggeleng-gelengkan kepala,sang nahkoda yang sudah bekerja selama tujuh tahun itu tak mampu menjawabnya,selain hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
  Soni pun kembali mengulang pertanyaannya.Sekali ini,dengan nada lirih,sang nahkoda pun menjawab; ‘’Jujur pak Soni,saya sudah mengarahkan kapal ke tempat-tempat ikan sesuai petunjuk GPS,tetapi ,entah kenapa,yang didapat selalu tak seberapa.’’
  ‘’Apakah ada yang salah pada GPS kita?’’tanya Soni lagi.
  ‘’Saya sudah tanyakan kepada ahlinya,tidak ada yang salah.’’jawab sang nahkoda dengan nada berat.
  ‘’Baiklah kalau begitu,tetap semangat,’’ujar Soni sambil menepuk bahu sang nahkoda ,kemudian berjalan menuju mobilnya.
  Ia pun mengendarai mobilnya menuju ke rumahnya.Beragam pertanyaan menari-nari di benaknya,namun,tak ada satupun yang mampu dijawabnya.Sesampainya di rumah,ia pun duduk sambil menghembuskan napas berat.
  Melihat suaminya pulang,Dewi segera menyiapkan segelas minuman dingin dan duduk di depannya.’’Pa,bagaimana hasil tangkapannya?’’tanya Dewi dengan hati-hati.
  ‘’Masih sama seperti kemarin Ma,’’jawab Soni sambil minum.
‘’Mungkin kita kurang beramal,’’kata Dewi sambil tersenyum.
  Soni hanya tersenyum sambil berkata,kita sedang di coba.Mudah-mudahan Allah segera memberikan jalan yang terbaik pada kita semua.’’
  ‘’Amin...Allahumaamin,’’jawab Dewi.
   Waktu terus berlalu,usaha Soni pun kian terpuruk.Villa dan kebunnya kian tergadai,bahkan,dua dari empat kapalnya pun sudah di agunkan untuk sekedar menutup biaya operasional keempat kapalnya yang tetap saja melaut.
  Hingga pada suatu hari,sang nahkoda kapal yang bernama Harun menemuinya.
‘’Bapak,saya mohon izin beberapa hari untuk pulang karena ibu saya sakit keras.’’
‘’Ow...semoga ibu Abang cepat sembuh.Dan saya hanya bisa membantu sedikit buat sekedar ongkos dan oleh-oleh,’’kata Soni sambil membuka laci mejanya untuk mengambil sejumlah uang dan menyerahkannya kepada Harun.
  Harun menerima pemberian tulus Soni dengan mata berkaca-kaca.Dengan tersendat ia pun berkata,’’Maaf,belakangan saya ini berdosa karena tidak mendapatkan hasil sebagaimana yang Bapak harapkan.Tetapi jika kembali nanti,apakah saya masih bisa bekerja dengan bapak?’’
  Soni tersenyum sambil berkata,’’Abang sudah saya anggap sebagai keluarga sendiri.Setelah ibu sehat,segeralah kembali dan bekerja seperti biasa’’.
  Terimakasih Pak,’’kata Harun yang langsung mohon diri untuk kembali ke kampung halamannya di makasar.
  Singkat kata,sesampainya di rumah,Harun melihat sang ibu telah berangsur sehat.Ia langsung bersimpuh dikaki sang ibu sambil meminta maaf karena sudah lima bulan tak pernah menjenguknya barang sekalipun.Sang ibu yang mafum dengan keadaan anaknya langsung memeluk sang buah hati dengan erat.Keduanya pun bertangisan untuk sekadar melepas rindu.
  Dua hari kemudian,tanpa sengaja Harun melihat Ridwan,sahabatnya ketika SMA melintas di depan rumahnya.Harun pun memanggil,’’Ridwan....!’’
‘’  Ah...engkau rupanya,kapan datang?’’tanya Ridwan sambil menggenggam tangan Harun erat.
  ‘’Kemaarin ,aku sengaja izin untuk menengok ibu,’’kata Harun sambil mendesak Ridwan untuk singgah barang sebentar.
  Singkat kata,keduanya langsung terlibat dalam pembicaraan yang hangat.Cerita-cerita kenakalan semasa kecil langsung saja terlontar silih berganti dari mulut keduanya.Gelak tawapun langsung terdengar.
  ‘’Kudengar sekarang jadi nahkoda kapal penangkap ikan?’’tanya Ridwan.
‘’Benar tapi belakangan,hasilnya tidak pernah memadai.Rugi terus,aku kasihan sama Pak Soni,’’keluh Harun.
‘’Siapa?’’Tanya Ridwan penasaran.
‘’Bos...orangnya baik,untung maupun rugi di tanggung sama-sama.Itulah yang membuat kami seolah keluarga,’’jawab Harun singkat.
  ‘’Dahulu,waktu SMA,siapa yang bisa menang melawan aku kalau mancing?’’Tanya Ridwan dengan bangga sambil mengingat masa itu.
‘’Ha...ha...ha...mulai menyombongkan diri lagi,’’tukas Harun dengan nada sengit.
‘’Bukan itu,aku menang karena tiap memancing selalu menggunakan mantra warisan dari sahabat ayahku yang orang bajo,’’kata Ridwan dengan nada sungguh-sungguh.
  ‘’Hah...,’’hanya itu yang terlontar dari mulut Harun.
‘’Jika engkau bersedia,aku akan pulang untuk mengambil catatannya.Karena,mantra untuk memancing dan menjaring berbeda,’’ujar Ridwan sambil berdiri.
  ‘’Oh silakan,nanti aku akan ke rumahmu,’’kata Harun.
  ‘’Tidak usah usai maghrib aku akan datang kesini,’’jawab Ridwan dengan mantap.Singkat kata,usai maghrib.kedua sahabat itu kembali duduk bersama di rumah Harun.Dari dalam sakunya, Ridwan mengeluarkan secarik kertas yang bertuliskan;
Bismillahirrahmanirrahim.
Oh dayah,
Kau palikka tannu,
Tikka ma jabal nur,
Kau nabinu nabi nun,
Anu teo patutukunu.
‘’Ketika akan memasang pukat,bacalah mantra itu penuh keyakinan kepada Allah SWT akan selalu memberikan yang terbaik bagimu,’’kata Ridwan dengan penuh keyakinan.
  ‘’Baik..akan kujalankan petunjukmu ini dengan seksama.Tapi,bagaimana jika mantra ini kuberikan kepada mereka yang bertugas memasang pukat?’’tanya Harun harap-harap cemas.
  ‘’Silakan saja dan berikan hanya kepada yang engkau percayai,’’kata Ridwan mengingatkan.
Akhirnya menjelang tengah malam,keduanya pun berpisah.Apalagi,esoknya Harun harus segera kembali ke Jakarta untuk bekerja.
  Dua hari kemudian,Harun sudah kembali melaut.Kali ini,hatinya benar-benar mantap.Ia yakin Tuhan pasti memberikan cobaan sebatas kemampuan umatnya dalam memikul.
  Di tempat yang di anggap benar-benar tepat,para pemasang pukat mulai menjalankan aksinya.Sementara kapal berlayar dengan perlahan.Seiring dengan terbitnya sang mentari di ufuk timur,kesibukan pun mulai terjadi.Seluruh anak buah kapal pun sibuk dengan tugasnya masing-masing.
  Tak lama kemudian,terdengar teriakan gaduh;’’Subhanallah...luar biasa...bukan main...!’’
  Harun segera memerintahkan asistennya untuk mencari tahu.Tak lama kemudian,sang asisten kembali sambil berkata;’’tangkapan kita hari ini benar-benar luar biasa.’’
Harun segera melakukan sujud syukur dan langsung menghubungi Pak Soni.
‘’Assalamualaikum...berkoat Doa Bapak dan semua keluarga,tangkapan kita hari ini benar-benar memuaskan.’’

Cerita Rakyat Asal Usul Pulau Senua,tentang kesombongan

Warta berkisah,pada suatu zaman di Pulau Natuna,hidup sepasang suami istri yang sepanjang hidupnya terkungkung oleh kemiskinan yang teramat sangat.Boleh dikata,sejak remaja bahkan setelah menikah,kehidupan mereka tak pernah juga berubah sekali pun.Karena ingin merubah nasib,setelah berpikir sekian lama,akhirnya,keduanya memutuskan untuk pergi merantau ke Pulau Bunguran yang sudah terkenal dengan kekayaan lautnya.
  Singkat kata,di Pulau Bunguran,Baitusen,demikian nama suami bekerja sebagai nelayan,sementara Mai Lamah,sang istri bekerja membuka kulit kerang untuk dijual sebagai pembuat perhiasan .Demikian cara dia membantu meringankan beban suaminya.
  Selain kehidupannya perlahan-lahan mulai membaik disertai dengan sikap para penduduk yang demikian ramah,maka,keduanya merasa betah tinggal di Pulau itu.Rasa senang yang membuncah di hati Baitusen,maklum sang istri tengah mengandung muda,membuat tiap hari,ia bekerja tanpa mengenal lelah bahkan daerah tangkapannya pun kian menjauh dari bibir pantai.Dalam hati dan angannya,ia tak pernah menginginkan jika sang anak terlahir dalam keadaan miskin sebagaimana diri dan istrinya.
  ‘’Adik,doakan abang agar selalu sehat,selamat dan bisa mendapatkan rizki banyak agar sikecil nanti tidak merasa kegetiran hidup seperti kita.Sepeninggal abang jagalah kandunganmu dengan sebaik-baiknya,’’kata Baitusen setiap akan melaut.
  ‘’Baik,adik akan selalu mengingat dan berdoa buat Abang,’’jawab Mai Lamah dengan manja sambil bergayut di bahu bidang suaminya.Demikian yang mereka lakukan setiap Baitusen hendak melaut.
  Keadaan itulah yang terkadang membuat para tetangga mereka menjadi iri akan keharmonisan hidup keduanya.Hingga pada suatu hari,tanpa sengaja,Baitusen menemukan lubuk yang berisi ribuan ekor teripang.Dengan perasaan bahagia,Baitusen pun pulang membawa hasil tangkapannya dan menjualnya kepada para pedagang yang datang dari cina.
  Saran tetangganya ternyata benar adanya.Para pedagang cina berani membeli teripang kering miliknya dengan harga yang sangat tinggi.Dalam waktu singkat,Baitusen dan Mai Lamah menjadi orang yang berkecukupan di Pulau Bunguran.
  Sejak itu,Baitusen tak pernah lagi mau mencari kerang,atau siput.Tiap hari,ia terus berburu teripang,dan hasil penjualannya pun disimpan dan akhirnya di belikan perahu yang lebih besar.Takdir ternyata telah merubah nasib Baitusen dan Mai Lamah,boleh dikata,tiap hari ,Baitusen selalu berhasil menangkap teripang dalam jumlah yang banyak.tak pelak,dalam waktu singkat,keluarga ini menjadi pedagang teripang yang kaya raya dan terpandang di Pulau Bunguran.
  Sayangnya,ada satu cobaan yang tak mampu dilalui dengan baik oleh keduanya.Setelah kekayaan tiap hari kian banyak,ternyata perangai Mai Lamah pun turut berubah.Ia tak lagi seperti duluMai Lamah yang sekarang adalah sosok yang sombong dan kikir.Tak hanya menolak tetangga yang membutuhkan pertolongannya,ia bahkan menghina mereka dengan perkataan yang teramat menyakitkan.
  ‘’Kalian ini orang miskin,mana mungkin mampu mengembalikan pinjaman tepat waktu.Segera enyah,aku tidak kuat menahan bau tubuh kalian,’’demikian katanya tiap ada tetangga yang datang untuk sekedear meminjam uang.
  Melihat perubahan itu,Baitusen acap menegur dan mengingatkan Mai Lamah;’’Adik,berikanlah mereka sekadar pinjaman,bukankah dahulu kita juga sering ditolong oleh mereka.’’
  ‘’Abang,mana mungkin mereka bisa mengembalikan pinjamannya,’’ demikian sergah Mai Lamah.
  ‘’Bukankah saling menolong adalah perilaku hidup yang utama,’’demikian ujar Baitusen yang mencoba melunakkan hati istrinya.
  ‘’Ketika kita miskin,tak ada seorangpun yang mau peduli.Cukup Abang,jangan ikut campur,’’sahut Mai Lamah dengan suara tinggi.
  Untuk menghindari pertengkaran yang semakin besar,biasanya Baitusen pun segera meninggalkan istrinya yang masih terus saja menggerutu.
Sejak itu,para tetangga mulai menjauh dan bahkan enggan untuk bertegur sapa dengan Baitusen dan Mai Lamah.Walau begitu alih-alih berubah,kelakuan Mai Lamah bahkan kian menjadi-jadi,ia semakin sombong bahkan tak mau melihat apalagi bertegur sapa.
  Purnama terus berganti,hingga akhirnya,tibalah saat Mai Lamah untuk melahirkan.Baitusen yang sangat kebingungan ketika mendengar rintihan sang istri,mencoba meminta pertolongan kepada para tetengganya.Tetapi apa lacur,rasa sakit karena menerima penghinaan dari Mai Lamah,membuat tak seorangpun tetangga ada yang bersedia untuk menolong persalinan itu.
  Karena bingung dan tak sampai hati mendengar rintihan sang istri,akhirnya Baitusen segera memutuskan untuk melahirkan di Pulau Seberang.Setelah mempersiapkan segala sesuatunya,sambil memapah sang istri ,Baitusen pun berkata; ‘’Ayo kita berangkat ke pulau seberang,abang dengar disana ada seorang dukun beranak.’’
  Mai Lamah hanya bisa mengangguk dengan lesu.Sementara dari mulutnya,tak henti-hentinya keluar rintihan yang demikian menyayat.Baru beberapa langkah berjalan,bahkan belum sampai ke pintu kamar,mendadak Mai Lamah pun berkata ; ‘’Abang,jangan lupa bawa seluruh perhiasan kita.’’
  Baitusen yang enggan berdebat,dengan perasaan berat segera memenuhi permintaan istrinya.Ia segera mengambil barang yang dimaksud ,dan kembali memapah Mai Lamah ke perahu.
  Baitusen pun mulai mendayung perahunya.Namun,karena arus air datang dari arah Pulau yang dituju,maka ia pun merasakan berat dalam mengayuh perahunya.Selain arus,barang bawaan yang berupa perhiasan pun membuat perahu menjadi semakin berat.Oleh sebab itu,meski Baitusen telah mengeluarkan segala tenaga dan keahlianny dalam mengayuh perahu,tetapi,sang perahu hanya melaju dengan perlahan.
  Tak seperti biasanya,kali ini,semakin ketengah,terpaan ombak semakin mengganas.Baitusen semakin kehabisan tenaga,sementara air laut pun mulai memasuki perahu sehingga membuat Mai Lamah menjadi semakin ketakutan.Sebenta-sebentar,terdengar katanya ;’’Awas abang air laut mulai masuk.kita bisa tenggelam...!’’
  Kata-kata Mai Lamah pun menjadi kenyataan.Air laut yang masuk ke perahu semakin banyak,akhirnya perahu pun tenggelam.Tubuh keduanya pun hanyut terbawa gelombang dan terdampar di pantai Bunguran Timur.Dan disambut dengan angin kencang yang disertai hujan yang turun dengan lebatnya serta lompatan petir yang mengelegar sambung menyambung.Tak ada yang menduga,kilat pun menyambar tubuh Mai Lamah yang berbadan dua itu berkali-kali hingga merubah tubuhnya menjadi batu.
  Tak ada yang tahu bagaimana nasib Baitusin.Yang jelas seiring dengan berjalannya waktu,batu jelmaan tubuh Mai Lamah bertambah besar hingga menjadi sebuah pulau yang oleh masyarakat sekitar,pulau yang terletak di ujung tanjung Senubing,Bunguran timur itu disebut sebagai Pulau Sanua,yang berarti satu tubuh berbadan dua.Sementara,saat ini,Pulau Bunguran terkenal sebagi Pulau sarang burung wallet yang konon merupakan jelmaan dari perhiasan yang dikenakan Mai Lamah.(dari berbagai sumber)
Tag:cerita rakyat,cerita legenda nusantara,kisah tauladan

Jumat, 08 April 2016

Benarkah Mitos Menabrak Kucing Bisa Berakibat Sial?

Banyak dari kita yang merasa ketakutan ketika telah menabrak seekor kucing, baik menggunakan motor ataupun mobil. Konon banyak yang bilang bahwa ketika kita menabrak seekor kucing, maka setiap helai bulunya harus dihitung dan harus dikubur dengan layak agar tidak berakibat kesialan. Benarkah seperti itu?



Sebelum membahas mengenai mitos tersebut, kita kaji dulu pengkategorian hewan menurut para ulama.

1. Hewan yang harus dibunuh berdasarkan syariat

Hewan ini merupakan jenis hewan yang sangat berbahaya dan bisa mengganggu aktivitas manusia. Beberapa hewan yang termasuk dalam kategori ini antara lain, kalajengking, tikus, ular, anjing hitam dan yang lainnya.

Rasulullah telah bersabda,
“Lima hewan yang semuanya jahat (mengganggu), boleh dibunuh walau di tanah suci; burung gagak, burung hering, anjing yang suka melukai, kalajengking dan tikus.”(HR Muslim)

2. Hewan yang menjadi pengganggu

Jenis hewan seperti ini boleh dibunuh mesti tidak ada keterangan yang memperbolehkannya. Beberapa contohnya seperti nyamuk, semut yang mengganggu, tawon dan kecoa yang mengganggu. Bahkan lalat yang hingga di makanan kita pun boleh dibunuh.

3. Hewan yang tidak mengganggu

Untuk hewan yang tidak mengganggu, maka kita pun tidak anjurkan untuk membunuhnya. Rasulullah menceritakan bahwa seorang wanita diadzab oleh Allah hanya karena menyiksa kucing. Ini karena kucing termasuk hewan yang tidak mengganggu dan membahayakan bagi manusia.

Dari Ibnu Umar sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Ada seorang wanita yang diadzab karena seekor kucing. Dia kurung seekor kucing sampai mati sehingga dia masuk neraka. Dia tidak memberinya makan, tidak pula minum dan tidak dilepaskan sehingga bisa makan binatang melata tanah.”(HR Bukhari dan Muslim)

Tak hanya untuk kucing saja, membunuh binatang lain pun dikenakan hukum yang sama.

“Jika ada orang membunuh seekor burung atau yang lebih kecil dari itu tanpa alasan yang benar, maka Allah akan meminta pertanggung jawaban hal itu kepadanya.” Lantas para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa haknya?” Rasul menjawab, “Dia sembelih untuk dimakan, tidak mematahkan lehernya kemudian dibuang.”(HR Nasai)

Lantas bagaimana hukum atau mitos menabrak kucing menurut Islam?

Apabila kejadian tersebut tidaklah disengaja, maka pelakunya tidaklah dikenakan resiko apapun. Namun jika kucing tersebut merupakan milik orang lain, maka kita harus memberikan ganti rugi yang sesuai.

Allah Ta’ala berfirman
“Tidak ada dosa bagimu untuk perbuatan yang tidak kamu sengaja, tetapi (yang ada dosa) apa yang disengaja oleh hatimu.”(QS Al Ahzab 5)

Sementara menurut Dr. Soleh al Fauzan terkait menabrak kucing mengatakan,“Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan lalu Anda melindasnya tanpa kesengajaan ingin menghabisi nyawanya karena Anda tidak bisa menghentikan kendaraan secara mendadak, maka Anda tidak berdosa.
Anda berdosa karena membunuh hewan manakala Anda dengan sengaja membunuhnya tanpa alasan pembenaran yang bisa dibenarkan karena hewan itu memiliki kehormatan dan dia tidak menyakiti Anda.”

Apakah kejadian tersebut berpengaruh pada janin jika yang menabrak adalah istri ataupun suami dengan istri yang tengah hamil?

Tidak ada keterangan jelas yang membuktikan bahwa menabrak kucing akan berpengaruh buruk bagi janin wanita yang tengah hamil.

Oleh karenanya jauhkan sikap menghubungkan-hubungkan kejadian tertentu dengan apa yang akan menimpa kepada diri. Karena hal tersebut bisa dikatakan sebagai syirik.

Wallahu A’lam
Sumber: Kabarmakkah.com

Senin, 28 Maret 2016

Mitos Jangan Duduk Diatas Bantal Bukan sekedar Mitos, Ini Bahayanya

Pastinya kamu pasti sudah mendengar tentang Mitos yang bergembang di daerah Pulau Jawa yang mengatakan jangan sampai kamu duduk di atas Bantal, nah walaupun hal ini pepatah dan kepercayaan orang dahulu kala, akan tetapi ternyata sampai sekarang masih sangat dipercaya oleh sebagian masyarakat di Pulau jawa khususnya untuk tidak duduk di atas bantal karena akan bisulan. Bukan hany aitu saja, duduk di atas bantal adalah perbuatan atau akhlak yang tidak baik pula.



Seperti dikutip sebatasberita dari berbagai sumber, ternyata soal Mitos ini terkadang bisa menjadi hal yang benar dan tidak benar. Akan tetapi kepercayaan di tanah jawa memang mengklaim apabila duduk diatas bantal merupakan sesuatu hal yang sangat pamali, tak elok dan sangat tidak baik dilakukan. Malahan, konon sangat dipercaya siapapun yang duduk diatas bantal akan alami penyakit bisulan. Lalu bagaimana menurut ahli sejarah atau tokoh masyarakat jawa menanggapi terkait Larangan duduk diatas bantal ini.

Dari pengakuan Eyang Samini, Tokoh Masyarakat Jawa ia memberikan penjelasan yang sepertinya masuk diakal, inilah penjabarannya :

1. Duduk di atas bantal sangat tidak sopan, karena bantal untuk kepala bukan untuk bokong
2. Tidak elok dan tidak sopan duduk diatas bantal
3. Akan bisulan, walaupun secara medis tidak bisa dipertanggung jawabkan. Akan tetapi, hal ini bisa saja terjadi apabila bantal yang dipakai kotor.

Pendapat Dr Arhtur Tucker, seorang ahli kesehatan dari Barts dan London NHS Trust:

1. Bantal menjadi tempat paling kotor
2. Bantal yang tidak pernah diganti akan menjadi penyebab munculnya jerawat di wajah
3. Di bantal banyak sekali Kuman juga bakteri yang suka menempel dan hal inilah yang bisa menimbulkan bisul.

Sumber: http://www.sebatasberita.com/26707/ini-loh-alasan-kenapa-jangan-duduk-di-bantal-wajib-kamu-tahu/

Minggu, 06 Desember 2015

Dimana Dajjal Akan Turun?

Kapan Dajjal Akan Turun Di Muka Bumi?

Kapan sesungguhnya Dajjal akan datang?meski beda tafsir karena tidak adanya tahun yang pasti,namun kepastian lokasinya bisa di telisik dari sabda Nabi Muhammad SAW.

  Dalam sebuah khutbahnya,Nabi Muhammad SAW bersabda,"sesungguhnya tidak ada fitnah (kerusakan) di muka bumi yang paling hebat selain dari pada fitnah yang di bawa oleh Dajjal.Setiap Navi yang di utus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal.Aku adalah Nabi terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir .Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi (angkatan) kamu,seandainya dia datang sedang Aku masih ada di tengah-tengah kamu ,maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin,kalau dia datang sesudah kematianku,maka setiap orang menjaga dirinya,Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin.'' Demikian diriwayatkan Abi Umamah Al-Bahily.
  ''Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Irak,dan mempengaruhi manusia dengan cepat sekali .Wahai hamba Allah,wahai manusia,tetaplah kamu.Disini akan saya terangkan kepada kamu ciri-ciri Dajjal,yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.''
  ''Pada mulanya nanti Dajjal akan mengaku sebagai nabi.Ingatlah tidak ada Nabi lagi sesudah Aku,setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan.Ingatlah bahwa Tuhan yang benar tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati.''
 ''Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah SWT itu tidak cacat,bahkan tidak sama dengan baharu."
''Dan juga di antara kedua mata  Dajjal itu tertulis KAFIR ,yang dapat di baca oleh setiap mukmin yang pandai membaca atau buta huruf."
  "Diantara fitnah Dajjal itu ia juga membawa surga dan neraka.Neraka itu sebenarnya surganya dan surganya itu neraka,yakni panas.Siapa di antara kamu yang tersiksa dengan nerakanya ,hendaklah ia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah ia membaca pangkal surah Al-Kahfi,maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim.''
  "Diantara tipu dayanya itu juga ia berkata kepada orang Arab:Seandainya aku sanggup menghidupkan atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu,apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?''orang Arab itu akan berkata:''tentu.''maka syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya.Rupanya sama dan suaranya pun sama dan sifat-sifatnya pun sama.Ibu bapaknya berkata:''wahai anakku,ikutilah dia,sesungguhnya dialah Tuhanmu,''
   Diantara tipu dayanya adalah ia membunuh seseorang dan membelahnya menjadi dua,setelah itu ia katakan kepada orang ramai;''lihatlah apa yang aku lakukan terhadap hambaku ini,sekarang akan kuhidupkan ia seperti semula .
  kemudian Laknatullah Alaih itu bertanya:''siapa Tuhanmu?''Orang yang dia bunuh itu,kebetulan orang yang beriman,menjawab:''Tuhanku adalah Allah,sedangkan engkau adalah musuh Allah,''
  Orang itu berarti lulus dalam ujian Allah dan ia termasuk orang yang palin tinggi derajatnya di syurga.''
  Kata Rasulullah:''diantara tipu dayanya juga ia menyuruh langit agar menurunkan hujan,tiba-tiba hujanpun turu.Ia suruh supaya bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh.Ujian paling berat bagi manusia adalah Dajjal datang keperkampungan orang-orang baik dan mereka tidak mengakuinya sebagai tuhan,seketika ,segala tanam-tanaman dan ternak mereka tidak menghasilkan,''
  ''Dajjal itu datang ketempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampun itu percaya ia sebagai tuhan.Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanaman-tanaman mereka tumbuh dengan baik.
  "Tidak ada kampung atau daerah dunia ini yang tidak di datangi Dajjal kecuali mekkah dan madinah.Kedua kota tersebut tidak dapat di masuki oleh Dajjal karena di jaga oleh malaikat.Ia hanya berani menginjak pinggiran mekkah dan madinah.Namun demikian ketika Dajjal datang ke pegunungan di luar kota madinah,kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi.Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di madinah.Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal.Inilah yang di katakan hari pembersihan kota madinah.
  Dari Anas bin Malik,katanya Rasulullah SAW bersabda:''Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya,yaitu Tahun orang-orang pendusta dipercaya dan orang jujur tidk di percaya.''
   Dari Jabir bin Abdullah,katanya Rasulullah SAW bersabda,"Bumi yang paling baik adalah Madinah.Pada waktu datangnya Dajjal nanti madinah di kawal oleh malaikat,Dajjal tidak sanggup memasuki kota Madinah.Pada waktu datangnya Dajjal (diluar madinah) kota Madinah bergetar tiga kali,orang-orang munafik yang ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan cacing kepanasan dan kemudian mereka keluar meninggalkan Madinah,Kaum wanita adalah yang paling banyak lari ketika itu,itulah yang dikatakan hari pembersihan .Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi membersihkan karat-karat besi.
  "Dajjal muncul pada waktu orang-orang tidak berpegang kepada agama dan jahil tentang agama.Pada jaman Dajjal ada empat puluh hari,yang mana satu hari terasa bagaikan setahun,ada satu hari yang terasa bagaikan sebulan,ada satu hari yang terasa satu minggu,kemudian hari-hari berikutnya seperti biasa.''
  Ada yang bertanya:''Ya Rasulullah tentang hari yang terasa satu tahun itu apakah boleh kami sholat lima waktu juga?
Rasulullah menjawab:''Ukurlah berapa jarak sholat lima waktu itu."
  Menurut riwayat, Dajjal itu nanti akan berkata."Akulah Tuhan sekalian alam,dan matahari ini berjalan dengan izinku.Apakah kamu bermaksud menahannya?''katanya sambil di tahannya matahari itu,sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu atau satu bulan.
  Setelah menunjukan kehebatannya menahan matahari itu,ia pun berkata:"sekarang apakah kamu ingin supaya matahari ini berjalan ?''Mereka semua menjawab;''Ya,kami ingin.''Maka ia tunjukan lagi kehebatannya dengan menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.
  Menurut Riwayat muslm,Rasulullah SAW bersabda:''Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan ia akan hidup ditengah-tengah mereka selama empat puluh hari,empat puluh bulan atau empat puluh tahun.Kemudian Allah mengutus Isa bin Maryam yang rupanya seolah-olah Urwah bin Mas'ud dan kemudian membunuh Dajjal itu''
  Dan menurut ceritanya setelah munculnya Dajjal hampir semua penduduk dunia menjadi kafir,orang yang tetap dalam iman hanya  tinggal 12000 lelaki dan 7000 kaum wanita.(dari berbagai sumber)