Tampilkan postingan dengan label cerita hantu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita hantu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Januari 2016

Cerita Menyeramkan Pengalamanku Melihat Hantu Di Wonosobo

Cerita hantu yang dialami oleh Bima ini terjadi di daerah Wonosobo, menurut penuturannya ia melihat hantu ketika tengah berkunjung ke rumah saudaranya. Seperti apa dan bagaimana awal mula pengalaman tersebut ia alami, simak kelanjutanya dalam cerita menyeramkan pengalamanku melihat hantu di Wonosobo.
cerita-melihat-hantu-di-wonosobo
Cerita ini masih hangat sekali, bermula ketika saya yang tinggal di daerah Magelang berkunjung ke rumah kakak sepupu saya. Sepupu saya yang dulunya tinggal satu rumah dengan saya di Magelang memang sudah bertugas di Wonosobo sebagai seorang Guru sekitar 8 tahun yang lalu. Sebagai saudara dekat saya pengen sekali mengunjunginya di Wonosobo terlebih belum lama ini dia juga sudah bisa beli rumah di sana.

Singkatnya pada awal liburan semester ini sekitar tanggal 17 Desember saya telefon Mas Bagus dan mengutarakan keinginanku untuk sekedar berkunjung ke rumah nya di Wonosobo. Mendengar kabar tersebut dengan sangat senang Mas Bagus menyuruhku untuk datang ke sana, ia pun memberi denah menuju tempat tinggalnya.

Pada hari senin tanggal 21 Desember saya berangkat menuju Wonosobo dengan mengendarai motor butut kesayanganku. Sekitar 3 jam perjalanan dari arah Magelang akhirnya saya dijemput Mas Bagus di depan terminal Mendolo. Ternyata rumah Mas Bagus masih sangat jauh dari terminal Mendolo.
Setelah melewati tujuh kali tanjakan dan tujuh hutan (hehe lebay) akhirnya saya tiba juga di rumah Mas Bagus, rumah sederhana namun cukup asri jika harus ditinggali sendiri karena hingga di usianya yang menginjak 40 tahun Mas Bagus belum juga melepas masa lajangnya.

Suasana dingin dan asri menjadi salah satu kondisi yang ingin saya cari di Wonosobo. pegunungan dengan ladang membentang luas serta pepohonan layaknya hutan lindung masing sangat banyak di wilyah tersebut. Terlebih suasana ladang sekitar rumah Mas Bagus sedang ramai-ramainya para petani memanen kentang hasil kerja keras mereka.

Meskipun sangat senang sekaligus menikmati tempat tersebut namun jujur saja saya merasakan hal berbeda ketika melintasi kamar mandi yang berada di samping rumah Mas Bagus. Meskipun saat itu belum ada kejadian aneh yang aku alami namun saya benar-benar merasakan hal yang tak wajar seolah ada yang memperhatikanku di sekeliling bangunan itu. Karena tak mau merusak suasana liburanku aku berusaha untuk menghilangkan pikiran buruk tentang kejanggalan tersebut dari benaku.

Dan pada malam harinya, benar saja penampakan sosok hantu menyeramkan benar-benar aku lihat tepat berada di atas pintu kamar mandi. Ceritanya waktu itu sekitar jam sebelas malam, saat itu aku dan Mas Bagus memang sudah tertidur di ruang tengah sambil nonton TV, tapi mungkin karena cuaca di sana cukup dingin aku jadi sering ke belakang untuk buang air kecil.

Ragu-ragu sebenarnya aku mau keluar sendiri, namun apa boleh buat daripada aku tahan terus ntar jadi penyakit ujungnya akhrinya aku beranikan diri untuk keluar menuju kamar mandi samping rumah.

Rasa dingin bercampur takut membuat seluruh bulu kudukku merinding seolah ada yang ngebangunin. Mana lampu kamar mandi dimatiin lagi, aku kan belum tahu dimana saklar lampunya (gumamku dalam hati). Berbekal penerangan dari senter HP tinut-tinut akhirnya aku lega juga bisa buang air yang sedari tadi membuat perutku kembung.
Begitu selesai aku bergegas keluar dari kamar mandi, tiba-tiba tepat berada di atas pintu kamar mandi muncul penampakan hantu wanita dengan baju putih lusuh seolah ingin menghalangiku membuka pintu. Karena sangat ketakutan dan gugup aku sempat terpeleset sebab pintu kamar mandi yang semustinya aku dorong untuk membukanya justru aku tarik-tarik.

Sungguh kejadian ini menjadi pengalaman mengerikan yang aku alami pertama kali di Wonosobo. Rasa takut dan was-was masih saja aku rasakan di dalam rumah, seolah sosok hantu wanita tersebut mengikutiku.

Singkatnya rencanaku untuk bermalam di rumah Mas Bagus selama 2 malam aku  urungkan, tanpa memberikan alasan yang jelas pada Mas Bagus akhirnya aku pulang menuju ke Magelang pada keesokan harinya. Aku juga tak menceritakan perihal penampakan hantu di dalam kamar mandi rumahnya terebut karena takut nantinya akan mengganggu pikiran Mas Bagus. Demikian cerita mengerikan pengalamanku melihat hantu di Wonosobo.

Cerita Menyeramkan Pengalamanku Melihat Hantu Di Wonosobo

Cerita hantu yang dialami oleh Bima ini terjadi di daerah Wonosobo, menurut penuturannya ia melihat hantu ketika tengah berkunjung ke rumah saudaranya. Seperti apa dan bagaimana awal mula pengalaman tersebut ia alami, simak kelanjutanya dalam cerita menyeramkan pengalamanku melihat hantu di Wonosobo.
cerita-melihat-hantu-di-wonosobo
Cerita ini masih hangat sekali, bermula ketika saya yang tinggal di daerah Magelang berkunjung ke rumah kakak sepupu saya. Sepupu saya yang dulunya tinggal satu rumah dengan saya di Magelang memang sudah bertugas di Wonosobo sebagai seorang Guru sekitar 8 tahun yang lalu. Sebagai saudara dekat saya pengen sekali mengunjunginya di Wonosobo terlebih belum lama ini dia juga sudah bisa beli rumah di sana.

Singkatnya pada awal liburan semester ini sekitar tanggal 17 Desember saya telefon Mas Bagus dan mengutarakan keinginanku untuk sekedar berkunjung ke rumah nya di Wonosobo. Mendengar kabar tersebut dengan sangat senang Mas Bagus menyuruhku untuk datang ke sana, ia pun memberi denah menuju tempat tinggalnya.

Pada hari senin tanggal 21 Desember saya berangkat menuju Wonosobo dengan mengendarai motor butut kesayanganku. Sekitar 3 jam perjalanan dari arah Magelang akhirnya saya dijemput Mas Bagus di depan terminal Mendolo. Ternyata rumah Mas Bagus masih sangat jauh dari terminal Mendolo.
Setelah melewati tujuh kali tanjakan dan tujuh hutan (hehe lebay) akhirnya saya tiba juga di rumah Mas Bagus, rumah sederhana namun cukup asri jika harus ditinggali sendiri karena hingga di usianya yang menginjak 40 tahun Mas Bagus belum juga melepas masa lajangnya.

Suasana dingin dan asri menjadi salah satu kondisi yang ingin saya cari di Wonosobo. pegunungan dengan ladang membentang luas serta pepohonan layaknya hutan lindung masing sangat banyak di wilyah tersebut. Terlebih suasana ladang sekitar rumah Mas Bagus sedang ramai-ramainya para petani memanen kentang hasil kerja keras mereka.

Meskipun sangat senang sekaligus menikmati tempat tersebut namun jujur saja saya merasakan hal berbeda ketika melintasi kamar mandi yang berada di samping rumah Mas Bagus. Meskipun saat itu belum ada kejadian aneh yang aku alami namun saya benar-benar merasakan hal yang tak wajar seolah ada yang memperhatikanku di sekeliling bangunan itu. Karena tak mau merusak suasana liburanku aku berusaha untuk menghilangkan pikiran buruk tentang kejanggalan tersebut dari benaku.

Dan pada malam harinya, benar saja penampakan sosok hantu menyeramkan benar-benar aku lihat tepat berada di atas pintu kamar mandi. Ceritanya waktu itu sekitar jam sebelas malam, saat itu aku dan Mas Bagus memang sudah tertidur di ruang tengah sambil nonton TV, tapi mungkin karena cuaca di sana cukup dingin aku jadi sering ke belakang untuk buang air kecil.

Ragu-ragu sebenarnya aku mau keluar sendiri, namun apa boleh buat daripada aku tahan terus ntar jadi penyakit ujungnya akhrinya aku beranikan diri untuk keluar menuju kamar mandi samping rumah.

Rasa dingin bercampur takut membuat seluruh bulu kudukku merinding seolah ada yang ngebangunin. Mana lampu kamar mandi dimatiin lagi, aku kan belum tahu dimana saklar lampunya (gumamku dalam hati). Berbekal penerangan dari senter HP tinut-tinut akhirnya aku lega juga bisa buang air yang sedari tadi membuat perutku kembung.
Begitu selesai aku bergegas keluar dari kamar mandi, tiba-tiba tepat berada di atas pintu kamar mandi muncul penampakan hantu wanita dengan baju putih lusuh seolah ingin menghalangiku membuka pintu. Karena sangat ketakutan dan gugup aku sempat terpeleset sebab pintu kamar mandi yang semustinya aku dorong untuk membukanya justru aku tarik-tarik.

Sungguh kejadian ini menjadi pengalaman mengerikan yang aku alami pertama kali di Wonosobo. Rasa takut dan was-was masih saja aku rasakan di dalam rumah, seolah sosok hantu wanita tersebut mengikutiku.

Singkatnya rencanaku untuk bermalam di rumah Mas Bagus selama 2 malam aku  urungkan, tanpa memberikan alasan yang jelas pada Mas Bagus akhirnya aku pulang menuju ke Magelang pada keesokan harinya. Aku juga tak menceritakan perihal penampakan hantu di dalam kamar mandi rumahnya terebut karena takut nantinya akan mengganggu pikiran Mas Bagus. Demikian cerita mengerikan pengalamanku melihat hantu di Wonosobo.

Senin, 28 Desember 2015

Cerita Hantu Jepang Tanpa Kepala di Bangunan Tua

Mengerikan jika kita sendiri yang mengalami cerita hantu jepang tanpa kepala di bangunan tua ini. Kabarnya makhluk yang mengaku merupakan korban kekejaman dari bangsanya sendiri semasa penjajahan ini dahulu nya menjadi salah satu pasukan perang jepang yang ditugaskan menguasai wilayah Magelang Jawa Tengah dari tangan Belanda. Menurut penuturan seorang sahabat melalui email berikut ini kisahnya.
cerita-hantu-jepang-tanpa-kepala
Selamat malam perkenalkan nama saya Yoga tinggal di Magelang Jawa Tengah. Saya tertarik untuk mengirimkan cerita hantu jepang ini pada admin www.ceritamantramisteri.blogspot.com agar dapat menambah koleksi kisah misteri dalam situs ini. Barang kali sedikit kuno bagi teman-teman yang tinggal sedaerah dengan saya karena cerita ini memang sangat terkenal di wilayah saya.

Cerita hantu tanpa kepala ini sudah sejak semasa kakek nenek saya dulu bau kencur hingga kini masih kerap menjadi perbincangan masyarakat di dusun kami. Pasalnya penampakan hantu yang digambarkan bertubuh tegap namun tidak terlalu tinggi ini hingga kini masih sering menampakkan diri di sebuah bangunan tua yang umurnya diperkirakan sudah berusia ratusan tahun.

Asal Usul

Menurut salah satu sesepuh di kampung saya yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan makhluk halus konon dulunya hantu tanpa kepala itu merupakan anggota pasukan Jepang  semacam batalyon yang ditugaskan mengambil alih seluruh wilayah Jawa Tengah dan termasuk Magelang.

Menurut ceritanya anggota pasukan yang kemudian diketahui namanya Tajima ini semasa tugasnya terlibat kisah asmara dengan wanita setempat. Padahal dari kedatangannya ke Indonesia dia telah diwanti-wanti oleh komandannya untuk tidak membawa perasaan dalam bertugas,  (kalau bahasa alaynya Baper kali ya).

Secara sembunyi-sembunyi Tajima menjalin asmara dengan perempuan asli Magelang yang bernama Raminten. Namun nahas ketika komandan batalyonnya mengetahui kisah asmara mereka, dengan menggunakan kekuasaannya sang komandan meminta Tajima untuk menghabisi wanita yang ia cintainya dengan alasan menjadi penghambat tugas sekaligus aib seluruh pasukannya.

“Sebagai hukuman kamu harus menghabisi wanita itu dengan tanganmu sendiri, dan bawakan kepalanya ke hadapanku sebagai bukti kamu telah melaksanakan tugasmu, jika tidak jangan tanya jika kepalamu sendiri yang akan terpisah dari badanmu”

Begitu kurang lebih perintah komandan batalyon menugaskan Tajima dengan kejam dan tanpa perasaan. Tanpa bisa berbuat banyak di hadapan komandannya Tajima hanya dapat berkata siap sebagai seorang pasukan melaksanakan perintah komandannya.

Namun yang namanya terlanjur cinta tentu dia tidak tega melihat kekasihnya menderita, telebih harus membunuhnya dengan tangannya sendiri.

Singkat cerita Tajima memutuskan untuk keluar dari batalyonnya secara diam-diam karena memihak pada Raminten dan berharap bisa menjalani sisa hidupnya di Indonesia bersama sang kekasih. Dengan berdalih akan melaksanakan tugas dari komandannya ia segera bergegas pergi membawa sebilah samurai yang diselipkan dalam pinggannya.

Dalam pelariannya Tajima mengabarkan pada Raminten untuk segera ikut dengannya pergi meninggalkan kampung karena keselamatannya akan terancam. Barang kali dulu mereka ingin bersembunyi di bawah lereng gunung merapi agar tidak ditemukan oleh pasukan Jepang yang pastinya akan mencari keberadaan Tajima yang telah membelot dari tugas negaranya.
Sebelum sampai keduanya di lereng gunung merapi rupanya komandan pasukan Jepang telah menyadari jika Tajima salah satu pasukannya telah berkhianat. Seluruh anggota pasukan dikerahkan untuk mencari keberaan Tajima dan membawanya baik secara hidup-hidup maupun mati.

Akhirnya pasukan Jepang tersebut menemukan Tajima dan kekasihnya yang tengah bersembunyi di salah satu rumah milik Lurah di daerah kami. Tanpa babibu pasukan Jepang yang tak lain adalah teman-teman Tajima menggeledah seluruh isi rumah dan menumpas seluruh orang yang tinggal di sana.

Karena tidak tahan dengan kekejaman teman-temannya akhirnya Tajima keluar dari persembunyiannya dan mencoba memberikan perlawanan dengan samurai yang ada di tangannya. Sementara itu Raminten diminta untuk tetap bersembunyi walau apapun yang terjadi.
Akhir pergulatan Tajima tewas secara mengenaskan dengan luka tembak di dadanya. Sebagai bukti mereka telah membunuh Tajima salah seorang pasukan memenggal kepalanya dan membawanya pada sang komandan.

Cerita Hantu Jepang Tanpa Kepala

Semenjak peristiwa kejam tersebut rumah mantan Lurah pada masa penjajahan Jepang dulu kosong tak berpenghuni. Tak lama dari kejadian itu banyak sekali warga di daerah sini yang melihat penampakan hantu baik di teras bangunan maupun di pekarangan. Sosok hantu yang kerap menunjukkan keberadaannya tak lain adalah hantu kepala buntung.

Hingga saat ini bangunan tua tersebut masih ada dengan kondisi reot dan tak terawat, hantu tanpa kepala yang diyakini menjadi penghuni rumah seram tersebut hingga kini masih sering menampakkan diri.

Terakhir terjadi di pertengahan bulan lalu dimana salah satu warga yang tengah melakukan ronda rutin mengaku melihat penampakan hantu kepala buntung tepat ketika ia patroli di depan bangunan tua yang melegenda itu. Saya sendiri tak berani melewati rumah tak berpenghuni itu di malam hari, apa lagi lebih dari jam 9 malam bisa dipastikan saya memilih melewati jalan alternatif lain meskipun lebih jauh dan memutar.

Cerita hantu jepang tanpa kepala di bangunan tua inilah kisah paling seram yang terjadi di daerah saya. Semoga tulisan saya ini dapat menjadi hiburan bagi rekan-rekan pencinta kisah misteri di Indonesia. Baca juga misteri rumah hantu bekas pemakaman.

Cerita Hantu Jepang Tanpa Kepala di Bangunan Tua

Mengerikan jika kita sendiri yang mengalami cerita hantu jepang tanpa kepala di bangunan tua ini. Kabarnya makhluk yang mengaku merupakan korban kekejaman dari bangsanya sendiri semasa penjajahan ini dahulu nya menjadi salah satu pasukan perang jepang yang ditugaskan menguasai wilayah Magelang Jawa Tengah dari tangan Belanda. Menurut penuturan seorang sahabat melalui email berikut ini kisahnya.
cerita-hantu-jepang-tanpa-kepala
Selamat malam perkenalkan nama saya Yoga tinggal di Magelang Jawa Tengah. Saya tertarik untuk mengirimkan cerita hantu jepang ini pada admin www.mantramisteri.com agar dapat menambah koleksi kisah misteri dalam situs ini. Barang kali sedikit kuno bagi teman-teman yang tinggal sedaerah dengan saya karena cerita ini memang sangat terkenal di wilayah saya.

Cerita hantu tanpa kepala ini sudah sejak semasa kakek nenek saya dulu bau kencur hingga kini masih kerap menjadi perbincangan masyarakat di dusun kami. Pasalnya penampakan hantu yang digambarkan bertubuh tegap namun tidak terlalu tinggi ini hingga kini masih sering menampakkan diri di sebuah bangunan tua yang umurnya diperkirakan sudah berusia ratusan tahun.

Asal Usul

Menurut salah satu sesepuh di kampung saya yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan makhluk halus konon dulunya hantu tanpa kepala itu merupakan anggota pasukan Jepang  semacam batalyon yang ditugaskan mengambil alih seluruh wilayah Jawa Tengah dan termasuk Magelang.

Menurut ceritanya anggota pasukan yang kemudian diketahui namanya Tajima ini semasa tugasnya terlibat kisah asmara dengan wanita setempat. Padahal dari kedatangannya ke Indonesia dia telah diwanti-wanti oleh komandannya untuk tidak membawa perasaan dalam bertugas,  (kalau bahasa alaynya Baper kali ya).

Secara sembunyi-sembunyi Tajima menjalin asmara dengan perempuan asli Magelang yang bernama Raminten. Namun nahas ketika komandan batalyonnya mengetahui kisah asmara mereka, dengan menggunakan kekuasaannya sang komandan meminta Tajima untuk menghabisi wanita yang ia cintainya dengan alasan menjadi penghambat tugas sekaligus aib seluruh pasukannya.

“Sebagai hukuman kamu harus menghabisi wanita itu dengan tanganmu sendiri, dan bawakan kepalanya ke hadapanku sebagai bukti kamu telah melaksanakan tugasmu, jika tidak jangan tanya jika kepalamu sendiri yang akan terpisah dari badanmu”

Begitu kurang lebih perintah komandan batalyon menugaskan Tajima dengan kejam dan tanpa perasaan. Tanpa bisa berbuat banyak di hadapan komandannya Tajima hanya dapat berkata siap sebagai seorang pasukan melaksanakan perintah komandannya.

Namun yang namanya terlanjur cinta tentu dia tidak tega melihat kekasihnya menderita, telebih harus membunuhnya dengan tangannya sendiri.

Singkat cerita Tajima memutuskan untuk keluar dari batalyonnya secara diam-diam karena memihak pada Raminten dan berharap bisa menjalani sisa hidupnya di Indonesia bersama sang kekasih. Dengan berdalih akan melaksanakan tugas dari komandannya ia segera bergegas pergi membawa sebilah samurai yang diselipkan dalam pinggannya.

Dalam pelariannya Tajima mengabarkan pada Raminten untuk segera ikut dengannya pergi meninggalkan kampung karena keselamatannya akan terancam. Barang kali dulu mereka ingin bersembunyi di bawah lereng gunung merapi agar tidak ditemukan oleh pasukan Jepang yang pastinya akan mencari keberadaan Tajima yang telah membelot dari tugas negaranya.
Sebelum sampai keduanya di lereng gunung merapi rupanya komandan pasukan Jepang telah menyadari jika Tajima salah satu pasukannya telah berkhianat. Seluruh anggota pasukan dikerahkan untuk mencari keberaan Tajima dan membawanya baik secara hidup-hidup maupun mati.

Akhirnya pasukan Jepang tersebut menemukan Tajima dan kekasihnya yang tengah bersembunyi di salah satu rumah milik Lurah di daerah kami. Tanpa babibu pasukan Jepang yang tak lain adalah teman-teman Tajima menggeledah seluruh isi rumah dan menumpas seluruh orang yang tinggal di sana.

Karena tidak tahan dengan kekejaman teman-temannya akhirnya Tajima keluar dari persembunyiannya dan mencoba memberikan perlawanan dengan samurai yang ada di tangannya. Sementara itu Raminten diminta untuk tetap bersembunyi walau apapun yang terjadi.
Akhir pergulatan Tajima tewas secara mengenaskan dengan luka tembak di dadanya. Sebagai bukti mereka telah membunuh Tajima salah seorang pasukan memenggal kepalanya dan membawanya pada sang komandan.

Cerita Hantu Jepang Tanpa Kepala

Semenjak peristiwa kejam tersebut rumah mantan Lurah pada masa penjajahan Jepang dulu kosong tak berpenghuni. Tak lama dari kejadian itu banyak sekali warga di daerah sini yang melihat penampakan hantu baik di teras bangunan maupun di pekarangan. Sosok hantu yang kerap menunjukkan keberadaannya tak lain adalah hantu kepala buntung.

Hingga saat ini bangunan tua tersebut masih ada dengan kondisi reot dan tak terawat, hantu tanpa kepala yang diyakini menjadi penghuni rumah seram tersebut hingga kini masih sering menampakkan diri.

Terakhir terjadi di pertengahan bulan lalu dimana salah satu warga yang tengah melakukan ronda rutin mengaku melihat penampakan hantu kepala buntung tepat ketika ia patroli di depan bangunan tua yang melegenda itu. Saya sendiri tak berani melewati rumah tak berpenghuni itu di malam hari, apa lagi lebih dari jam 9 malam bisa dipastikan saya memilih melewati jalan alternatif lain meskipun lebih jauh dan memutar.

Cerita hantu jepang tanpa kepala di bangunan tua inilah kisah paling seram yang terjadi di daerah saya. Semoga tulisan saya ini dapat menjadi hiburan bagi rekan-rekan pencinta kisah misteri di Indonesia. Baca juga misteri rumah hantu bekas pemakaman.

Minggu, 27 Desember 2015

Cerita Hantu Pulung Gantung Konon Jadi Isyarat Bunuh Diri di Gunungkidul

Pesugihan - Mitos pulung gantung (PG) menjadi sebuah isyarat bunuh diri di wilayah wonosari gunungkidul memang menyisakan misteri. Pasalnya cerita hantu pulung gantung ini kerap dikait-katikan dengan musibah yang menimpa salah satu warga di daerah tersebut. Kabar ini tentu sedikit banyak akan mengingatkan kita tentang kisah misteri api gaib teror warga gunungkidul beberapa pekan yang lalu.
cerit-hantu-pulung-gantung-konon-jadi-isyart-bunuh-diri-di-gunungkidul

Misteri pulung gantung

Pulung gantung adalah salah satu makhluk gaib berbentuk bola api yang melayang di udara. Cerita yang kerap digambarkan oleh masyarakat sekitar tentang hantu ini konon menampakan diri berupa cahaya merah kehijauan dan terlihat meredup dan membara seolah ingin menandakan bahwa makhluk tersebut juga merupakan makhluk hidup.

Beberapa tragedi mulai dari musibah yang menimbulkan korban hewan ternak warga hingga menimbulkan korban jiwa pernah mewarnai cerita hantu yang satu ini. Meskipun tak ada orang yang dapat memastikan jenis makhluk apa yang kerap menghantui warga wonosari tersebut namun kebanyakan dari mereka mempercayai jika di suatu tempat terlihat penampakan sosok menyerupai bola api menyala maka tak lama kemudian akan ada musibah yang menimpa warga sekitar.
Warga gunungkidul seolah sudah sangat peka dengan keberadaan makhluk yang juga kerap digambarkan mirip dengan banaspati ini. Dimana terjadi penampakan PG maka di tempat itu pula akan timbul suatu kesedihan.

Salah satu peristiwa yang pernah dikabarkan ialah tentang kematian ratusan hewan ternak di salah satu kampung di gunungkidul. Konon sebelum musibah misterius itu terjadi ada salah satu warga yang mengaku melihat pancaran cahaya berwarna merah mengkilat dan terjatuh di kampung tersebut.
Selain kejadian itu ada pula yang beranggapan bahwa PG merupakan suatu pertanda atau isyarat akan adanya seseorang yang melakukan gantung diri.

Isyarat Bunuh Diri

Pro da kontra mengenai pendapat jika hantu ini merupakan menjadi isyarat bahwa akan terjadinya aksi nekat bunuh diri oleh seseorang selalu menuai kontrovensi. Bahkan berbagai macam media berita baik elektronik maupun surat kabar pernah memberitakan fenomena mistis di salah satu kabupaten yang berada di wilayah Yogyakarta tersebut.
hantu-pulung-gantung-wonosari-gunungkidul
Ilustrasi Pulung Ganung di Wonosari Gunungkidul
Salah satu media televisi swasta juga secara khusus pernah melakukan investigasi terhadap cerita hantu yang menjadi fenomena misterius di Wonosari ini. Selain dikaitkan dengan sosok banaspati ada pula yang berusaha menghubungkan peristiwa ini dengan UFO.

Saking seringnya peristiwa mengerikan ini terjadi sampai-sampai masyarakat Gunungkidul mempercayai bahwa pulung gantung menjadi isyarat bunuh diri salah seorang warga dimana penampakan cahaya tersebut jatuh/ menghilang.

Entah apa memang demikian kebenarannya yang jelas hingga saat ini belum ada orang yang dapat memastikan rumor tersebut. Kabar ini ternyata didukung pula dengan fakta yang menunjukkan bahwa dalam kurung waktu 9 tahun terdapat kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di wilayah kabupaten Gunungkidul. Dan mayoritas peristiwa tersebut didahului oleh salah satu warga sekitar yang mengaku melihat hantu PG di sekitar rumah korban.

Hal inilah yang kemudian menimbulkan mitos jika penampakan makhluk tersebut menjadi isyarat bahwa dalam waktu dekat akan ada seseorang yang melakukan bunuh diri khususnya dengan cara gantung diri.

Benar tidaknya kabar tersebut tentu harus kita sikapi dengan bijaksana, menganggap bahwa fenomena tersebut merupakan kehendak Sang Pencipta menjadi salah satu penilaian terbaik dari cerita hantu pulung gantung di Gunungkidul.

Cerita Hantu Pulung Gantung Konon Jadi Isyarat Bunuh Diri di Gunungkidul

Pesugihan - Mitos pulung gantung (PG) menjadi sebuah isyarat bunuh diri di wilayah wonosari gunungkidul memang menyisakan misteri. Pasalnya cerita hantu pulung gantung ini kerap dikait-katikan dengan musibah yang menimpa salah satu warga di daerah tersebut. Kabar ini tentu sedikit banyak akan mengingatkan kita tentang kisah misteri api gaib teror warga gunungkidul beberapa pekan yang lalu.
cerit-hantu-pulung-gantung-konon-jadi-isyart-bunuh-diri-di-gunungkidul

Misteri pulung gantung

Pulung gantung adalah salah satu makhluk gaib berbentuk bola api yang melayang di udara. Cerita yang kerap digambarkan oleh masyarakat sekitar tentang hantu ini konon menampakan diri berupa cahaya merah kehijauan dan terlihat meredup dan membara seolah ingin menandakan bahwa makhluk tersebut juga merupakan makhluk hidup.

Beberapa tragedi mulai dari musibah yang menimbulkan korban hewan ternak warga hingga menimbulkan korban jiwa pernah mewarnai cerita hantu yang satu ini. Meskipun tak ada orang yang dapat memastikan jenis makhluk apa yang kerap menghantui warga wonosari tersebut namun kebanyakan dari mereka mempercayai jika di suatu tempat terlihat penampakan sosok menyerupai bola api menyala maka tak lama kemudian akan ada musibah yang menimpa warga sekitar.
Warga gunungkidul seolah sudah sangat peka dengan keberadaan makhluk yang juga kerap digambarkan mirip dengan banaspati ini. Dimana terjadi penampakan PG maka di tempat itu pula akan timbul suatu kesedihan.

Salah satu peristiwa yang pernah dikabarkan ialah tentang kematian ratusan hewan ternak di salah satu kampung di gunungkidul. Konon sebelum musibah misterius itu terjadi ada salah satu warga yang mengaku melihat pancaran cahaya berwarna merah mengkilat dan terjatuh di kampung tersebut.
Selain kejadian itu ada pula yang beranggapan bahwa PG merupakan suatu pertanda atau isyarat akan adanya seseorang yang melakukan gantung diri.

Isyarat Bunuh Diri

Pro da kontra mengenai pendapat jika hantu ini merupakan menjadi isyarat bahwa akan terjadinya aksi nekat bunuh diri oleh seseorang selalu menuai kontrovensi. Bahkan berbagai macam media berita baik elektronik maupun surat kabar pernah memberitakan fenomena mistis di salah satu kabupaten yang berada di wilayah Yogyakarta tersebut.
hantu-pulung-gantung-wonosari-gunungkidul
Ilustrasi Pulung Ganung di Wonosari Gunungkidul
Salah satu media televisi swasta juga secara khusus pernah melakukan investigasi terhadap cerita hantu yang menjadi fenomena misterius di Wonosari ini. Selain dikaitkan dengan sosok banaspati ada pula yang berusaha menghubungkan peristiwa ini dengan UFO.

Saking seringnya peristiwa mengerikan ini terjadi sampai-sampai masyarakat Gunungkidul mempercayai bahwa pulung gantung menjadi isyarat bunuh diri salah seorang warga dimana penampakan cahaya tersebut jatuh/ menghilang.

Entah apa memang demikian kebenarannya yang jelas hingga saat ini belum ada orang yang dapat memastikan rumor tersebut. Kabar ini ternyata didukung pula dengan fakta yang menunjukkan bahwa dalam kurung waktu 9 tahun terdapat kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di wilayah kabupaten Gunungkidul. Dan mayoritas peristiwa tersebut didahului oleh salah satu warga sekitar yang mengaku melihat hantu PG di sekitar rumah korban.

Hal inilah yang kemudian menimbulkan mitos jika penampakan makhluk tersebut menjadi isyarat bahwa dalam waktu dekat akan ada seseorang yang melakukan bunuh diri khususnya dengan cara gantung diri.

Benar tidaknya kabar tersebut tentu harus kita sikapi dengan bijaksana, menganggap bahwa fenomena tersebut merupakan kehendak Sang Pencipta menjadi salah satu penilaian terbaik dari cerita hantu pulung gantung di Gunungkidul.

Sabtu, 26 Desember 2015

Cerita Hantu Wedon Dibalik Pohon Pisang

Cerita hantu wedon dibalik pohon pisang ini sebenarnya bukan pengalaman pribadi saya, namun meruakan pengalaman sahabat saya yang bernama Wintolo. Dia merupakan teman sekelas waktu kelas 1 SMP dulu. Disela-sela sarapan pagi waktu istirahat pertama Wintolo yang akrab dipanggil Gogon bercerita tentang pengalamannya sewaktu melihat penampakan hantu. Bagaimana cerita tersebut? Simak penuturan Gogon di bawah ini.
cerita-hatu-wedon
Hantu Wedon dibalik Pohon Pisang
Semalem aku benar-benar sangat ketakutan sepulang belajar bersama di rumah Arifin. Sewaktu melewati jalan di tengah sawah kurang lebih jam sepuluh malem tiba-tiba aku melihat sosok hantu wedon dibalik pohon pisang yang ada di samping sawah.

Siapa coba yang gak ketakutan melihat penampakan asing dengan wujud makhluk putih yang terus meninggi tepat saat aku melewati rumpun pohon pisang.

Perasaanku sebenarnya sudah gak enak sewaktu mendekati pertigaan sebelum mengarah ke jalan tengah sawah itu. Meskipun aku mengenakan jaket tapi tiupan angin malam itu terasa sangat dingin hingga membuat bulu di sekujur bulu kudukku berdiri.

Apesnya lagi sewaktu aku mengayuh sepedaku dan berusaha lari dari makhluk gaib itu aku justru jatuh ke parit. Pungkas Gogon sambil memperlihatkan luka lebam di kakinya akibat terbentur batu.
Dari cerita hantu yang dialami Gogon di atas sesampainya dirumah saya bertanya pada kakek tentang apa sih hantu wedon itu. Ternyata hantu wedon termasuk hantu yang cukup terkenal dan berbahaya pula. Pasalnya hantu ini selain menampakan diri secara perlahan ia juga mampu menyembur manusia dengan ludahnya yang akan mengakibatkan luka bakar layaknya tersiram air mendidih.

Biasanya makhluk ini awalnya hanya nampak kecil seperti hewan entah itu ayam, kambing, maupun angsa, namun secara perlahan hantu tersebut akan membesar dan meninggi hingga terlihat wujud aslinya berupa sosok tinggi besar berwarna putih. Saking tingginya makhluk ini hampir semua orang yang mengaku pernah melihat penampakannya menceritakan bahwa wajahnya tak terlihat. Gak kebayang deh seberapa tingginya hantu itu, malah ada yang mengatakan lebih tinggi dari pohon kelapa.

Tempat-tempat yang menjadi wilayah favorit penampakan wedon biasanya di samping makam, ladang pisang, pohon beringin, dan rumpun pohon bambu. Entah kenapa makhluk halus itu kerap menampakkan diri di daerah-daerah tersebut yang jelas untuk saat ini cerita hantu wedon sudah sangat jarang terdengar, berbeda dengan jaman dulu. Baca juga hantu langsuir penghisap darah paling seram.