Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Januari 2017

Kurma Ajwa, Penangkal Racun dan Sihir

Kurma ajwa adalah kurma yang ditanam Rasulullah di Madinah.
Dari sekian banyak ilmu pengobatan yang disabdakan Nabi (thibbun nabawi), ini merupakan salah satu rahasia yang paling menarik; buah penangkal racun dan sihir. 
Kurma AJwa


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنِ اصْطَبَحَ كُلَّ يَوْمٍ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً ، لَمْ يَضُرُّهُ سَمٌّ وَلاَ سِحْرٌ ذَلِكَ الْيَوْمَ إِلَى اللَّيْلِ

“Barangsiapa makan beberapa kurma ajwa di setiap pagi hari, maka racun dan sihir tidak akan mendatangkan mudharat kepadanya pada hari itu hingga malam” (HR. Bukhari)

Ya, buah tersebut tidak lain adalah kurma ajwa. Namun tidak otomatis ketika ia dimakan, atas izin Allah ia menjadi penangkal racun dan sihir melainkan ada ketentuan waktu dan jumlahnya. Waktu memakannya adalah pagi hari. Lalu berapa jumlahnya? Pada hadits tersebut disebutkan beberapa. Artinya lebih dari satu. Berapa tepatnya? Hadits yang lain menjelaskan: 

مَنِ اصْطَبَحَ بِسَبْعِ تَمَرَاتٍ عَجْوَةٍ لَمْ يَضُرَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ سَمٌّ وَلاَ سِحْرٌ

“Barangsiapa pagi hari makan tujuh kurma ajwa, maka racun dan sihir tidak akan mendatangkan mudharat baginya pada hari itu” (HR. Bukhari) Ternyata jumlah kurma ajwa yang dimakan di pagi hari sehingga dapat menghindarkan dari racun dan sihir itu adalah tujuh buah.

Lalu, apa itu kurma ajwa? Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa yang dimaksud kurma ajwa adalah kurma yang ditanam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di Madinah. Ia merupakan kurma yang paling lembut di Madinah. Yang juga menjadi batasan dalam kedua hadits tersebut, manfaat kurma ajwa sebagai penangkal disebutkan bahwa waktunya adalah pagi hingga malam. Tidak bersifat mutlak bahwa begitu makan kurma ajwa selalu kebal dari racun dan sihir, melainkan hanya ditangkal mulai pagi itu hingga malam harinya. Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber: viva.co.id

Jumat, 28 Oktober 2016

Misteri Ayat Peringatan yang Diulang-ulang dalam Al-Qur'an

Al-Qur’an adalah salah satu mukjizat Allah yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Kitab tersebut diturunkan sebagai pedoman bagi umat manusia dalam menjalani kehidupan. Inilah makna dibalik peringatan yang diulang-ulang yang terdapat dalam Surah Ar rahman yang merupakan salah satu surah di dalam Al-Qur’an.



Setiap surah di dalam Al-Qur’an memiliki keutamaan atau pelajaran tersendiri untuk menuntun umat manusia menuju jalan kebenaran. Ar Rahman memiliki ciri khas yang tidak dapat ditemukan di surah lainnya, yakni pengulangan ayat yang cukup banyak. Ayat tersebut berarti bahwa ‘maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan? Diketahui bahwa ayat tersebut diulang sebanyak 31 kali di dalam surah Ar Rahman. Manfaat Surat Ar Rahman ini tidak hanya ditujukan pada manusia saja, tetapi juga pada bangsa jin.

Lalu apakah yang menjadi alasan kalimat tersebut diulang-ulang hingga 31 kali?. Allah telah memberikan banyak nikmat dan anugerah pada umat-Nya. Setelah itu, ia menanyakan pada makhluknya “Maka nikmat Tuhan-Mu yang manakah yang kamu dustakan?”

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah berkaitan dengan pemilihan kata dusta bukan ingkar. Hal itu membuktikan bahwa Allah telah memberikan nikmat kepada manusia sehingga kita tidak dapat mengingkari keberadaanya. Kata dusta memiliki arti menyembunyikan kebenaran, kata ini berdekatan dengan arti kesombongan dimana seringkali diartikan sebagai penolakan akan kebenaran atau bahkan menyepelekan hal lain di luar dirinya.

Fenomena seperti ini telah banyak terjadi di sekitar kita. Sebagai contohnya adalah ketika kita mendapatkan uang. Banyak di antara kita yang berpikir bahwa uang tersebut kita dapatkan dari jerih payah atau usaha keras yang telah kita lakukan. Kita lupa akan peran Allah dalam memberikan rezeki pada setiap umat-Nya.

Selain itu, hal ini juga sering terjadi pada orang-orang yang sukses atau menyelesaikan pendidikannya dan mendapatkan toga. Sebagian di antara mereka lupa bahwa hal tersebut merupakan salah satu anugerah yang diberikan oleh Allah pada kita.

Sebagai hamba Allah janganlah kita lupa akan nikmat dan anugerah yang diberikan oleh Allah. Hal inilah yang menjadi dasar pertanyaan Allah mengenai kenikmatan-Nya yang telah didustakan.

Dalam sebuah surah dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa harta, anak, cucu, pasangan hidup, kesuksesan merupakan nikmat yang diberikan oleh Allah dan kita akan dimintai pertanggungjawaban atas titipan Allah tersebut.

Kenikmatan dunia membuat sebagian orang lupa, bahwa apa yang ada di dunia ini adalah milik Allah. Sekaligus apa yang menjadi milik kita sekarang merupakan hak Allah dimana Dia berhak mengambil kapanpun titipan tersebut. Oleh karena itu sepatutnya jika kita senantiasa bersyukur kepada Allah karena telah memberikan kehidupan dan dapat merasakan keindahan dunia ini. Rasa syukur ini dapat kita ungkapkan dengan beribadah sebanyak-banyaknya pada Allah dengan hati ikhlas. Inilah yang ada pada keutamaan Surat Ar Rahman.

Sungguh banyak manusia yang memiliki sifat pelupa. Mereka lupa bahwa Allah yang telah memberikan mereka kehidupan, memberikan mereka nafas dan semua yang ada di jagad raya ini. Oleh karena itu, Allah memberikan peringatan secara berulang-uang agar kita tidak melupakan kewajiban kita untuk bersyukur dan menyembah pada Allah. Bahkan dalam sebuah surah dijelaskan bahwa jika kita ingin menghitung-hitung nikmat Allah yang telah diberikan, maka kita tidak akan sanggup untuk menghitungnya. Hal ini dikarenakan banyaknya nikmat Allah.

Peringatan ini dapat dijadikan sebagai titik fokus kita hidup di dunia ini karena kita memiliki kewajiban sebagai seorang hamba, yakni dengan senantiasa bersyukur dan menyembah-Nya. Sumber: viva

Selasa, 20 September 2016

Kasrin Si Tukang Becak Naik Haji Secara Ajaib, Dikabarkan Hilang Di Rembang Tiba-tiba Berada Di Makkah

Nama Kasrin, tiba-tiba saja menjadi pembicaraan khalayak ramai. Pasalnya, Tukang becak yang bernama lengkap Kasrin bin Sumarto (60), warga Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang Jawa Tengah ini tiba-tiba berangkat naik haji secara ajaib. Dia berangkat haji tanpa pernah melalui pendaftaran.




Kasrin Si Tukang Becak Ini Naik Haji, Menghilang di Rembang Muncul di Makkah. FOTO Jumiati, istri Kasrin, menunjukkan foto suaminya yang saat ini diketahui berada di Mekkah untuk menunaikan ibadah haji, meski tidak pernah mendaftarkan diri secara resmi. (Koran Muria)

Kisah aneh tapi nyata ini sontak menghebohkan para tetangga dan saudaranya. Termasuk teman-temannya menarik becak sehari-hari di wilayah Lasem, Rembang.

Warga menduga Kasrin bisa naik haji secara ajaib karena dibantu makhluk lain. Bahkan, hingga hari ini Kasrin masih berada di Makkah, bersama jutaan jamaah haji lainnya untuk menyempurnakan rukun Islam.

Sebagian besar tetangga Kasrin tak percaya jika Kasrin telah naik haji dan kini berada di Makkah. Perangkat Desa Sumberejo, Siwoyo, mengaku bingung dengan kejadian ini.

"Saya memang heran. Selama ini tidak pernah terdengar kabar Kasrin hendak menunaikan ibadah haji. Kapan mendaftarnya juga tidak diketahui, termasuk juga tidak pernah ikut dalam manasik haji," terangnya.

Siwoyo merupakan tetangga satu RT dengan Kasrin. Dia sebagai perangkat desa mengaku tak pernah dimintai tolong untuk urus administrasi pendaftaran haji si Kasrin itu.

”Baik mulai dari desa maupun ke tingkat lainnya. Itu yang membuat heran kami. Karena kalau memang berangkat haji, biasanya kan mengurus surat-surat terlebih dahulu. Ini tidak ada sama sekali,” terangnya.

Awalnya, Malam itu Selasa (23/8/2016) Siwoyo bersama ratusan warga termasuk Kasrin turut mengantarkan calon jamaah haji dari desa Sumberejo yang akan berangkat haji.

Disinilah keanehan mulai terjadi. Kasrin yang diketahui tidak memakai seragam haji, tiba-tiba dikabarkan hilang.

Dia hanya pergi dengan membawa kemeja putih, celana hitam, peci, dan tas kecil saja.

"Pokoknya jauh dari gambaran orang yang mau haji," ungkapnya.

Serasa tak masuk akal. Kasrin bisa begitu cepat sampai ke Makkah, mendahului rekan-rekan jamaah haji lainnya dalam satu 'kloter' kala itu.

Kepala Desa (Kades) Kalitengah, Kecamatan Pancur, Ansori yang juga masih kerabat Kasrin, juga dibuat heran dengan kejadian ini.

Ia heran bukan kepalang karena tidak percaya Kasrin yang masih pakdenya itu tiba-tiba saja berangkat haji, bahkan malam itu Ansori berada di samping Kasrin hingga di Masjid Lasem.

Bahkan tas kecil milik Kasrin, dibawa olehnya. "Waktu menunggu keberangkatan rombongan, tiba-tiba perut saya mules."

"Saya lantas minta kerabat saya lainnya bernama Lutfi, untuk menunggu pakde. Hanya saja, saat bersama Lutfi itu, pakde bilang akan keluar masjid."

"Alasannya beli rokok. Waktu dibuntuti Lutfi, tiba-tiba saja Pakde Kasrin sudah tidak ada. Dia menghilang begitu saja,” paparnya.

Saat sedang mencari Kasrin itulah, Ansori diberitahu bahwa orang yang dicarinya ada di bagian selatan Masjid Lasem.

Tidak lama dicari ke lokasi tersebut, ada yang mengatakan jika Kasrin sudah naik bus rombongan haji asal Kecamatan Kragan/Sarang.

Dia terlihat duduk di belakang sopir bus. Bahkan sempat melambaikan tangan berpamitan.

Keanehan lain muncul, karena sekitar pukul 23.00 WIB, Kasrin diketahui menelepon keluarganya dan mengatakan sudah sampai di Gedung Haji Rembang, tempat jamaah haji seluruh kabupaten Rembang berkumpul.

Dia bilang siap untuk diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan Solo. Padahal, waktu itu rombongan haji dari Masjid Lasem belum berangkat.

"Soalnya, pemberangkatan haji malam itu memang akan dilakukan pukul 01.30 WIB," terang Ansori.

Ansori makin kebingungan, karena sekitar pukul 01.30 WIB, atau pada Rabu (24/8/2016), Kasrin menelepon bahwa dirinya sudah akan berangkat ke Makkah.

Tepatnya, Kasrin mengatakan sudah naik pesawat. Dia juga menceritakan jika duduk bersama empat orang jamaah calon haji lainnya.

”Gimana tidak bingung. Dia menelepon dan bilang ada di dalam pesawat. Padahal, setahu saya kalau di dalam pesawat, semua telepon kan harus dimatikan."

"Tapi dari suara-suara di pesawat, terdengar ada pramugari yang menawarkan makanan, memakaikan sabuk pengaman. Terdengar jelas," terangnya.

Keanehan makin menjadi-jadi. Dua hari usai keberangkatan, Kasrin mengaku sudah berada di Makkah.

Bahkan, Kasrin menelepon dirinya dan mengatakan akan pulang sebentar. Dirinya akan pulang sebentar, karena ada keluarga yang menginginkan dirinya pulang.

"Dia bilang ke saya, tunggu di jalan Lasem jam 11. Pas saya tunggu. Eh, benar. Pakde saya itu tiba-tiba datang membawa kardus besar."

"Isinya teko, cangkir, dan perabotan rumah tangga khas Timur Tengah. Yang biasa dibawa oleh-oleh haji pokoknya. Habis itu, pakde saya hilang lagi," jelasnya.

Ansori mengatakan dirinya heran kenapa semua proses yang dijalankan Kasrin berhaji, tidak seperti calon haji lainnya.

Bahkan, penggunaan telepon genggam untuk menghubungi keluarga di Indonesia, juga masih menggunakan nomor yang sama saat di Rembang.

"Saya juga pusing kalau mikirin pakde saya itu, entah bagaimana itu maksud pakde saya gak tahu" pungkas Ansori.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Kantor Kemenag Rembang, Atho'illah, mengatakan pada tahun ini terdapat 791 jemaah haji yang terdaftar di Kantor Kemenag Rembang. Dari jumlah tersebut, menurut dia, tidak ada nama Kasrin.

Sehingga, ditandaskan, dapat dipastikan Kasrin tak berangkat haji melalui pendaftaran di Kantor Kemenag setempat.

"Ditanya beliau berangkatnya bagaimana, saya juga belum bisa menjawab. Yang jelas, dari 791 daftar jamaah di sini, tak ada nama beliau," kata Atho'illah kepada Tribun Jateng, Minggu (12/9).

Disinggung apakah ada kemungkinan Kasrin berangkat dengan mendaftar melalui Kantor Kemenang di wilayah lain, Atho'illah juga tak dapat memastikan. Pun demikian apakah Kasrin termasuk dalam rombongan jamaah haji ilegal yang saat ini sedang ramai diperbincangkan, juga tak dapat dipastikan.

"Kalau mendengar cerita yang beredar, sepertinya ini di luar logika," ucapnya.

Diterangkan, untuk dapat memasuki pesawat terbang bersama calon jamaah haji lain, seseorang harus bisa menunjukkan paspor, visa, dan persyaratan lain yang telah ditentukan. Sehingga, kecil kemungkinan Kasrin terbang satu pesawat dengan calon jamaah haji lain asal Rembang.

"Logikanya seperti itu, tapi kan belum dapat dipastikan dikonfirmasi langsung ke beliaunya," tuturnya.

Ditegaskan Atho'illah untuk menelusuri dan meluruskan cerita-cerita yang saat ini ramai diperbincangkan, pihaknya akan mendatangi kediaman Kasrin, setelah yang bersangkutan pulang dari tanah suci.

"Ya nanti kalau beliau sudah pulang, kembali ke rumah, kami akan menemui beliau, mendengar langsung cerita dari beliau seperti apa," tuntasnya.

Jumat, 05 Agustus 2016

Kisah Ulama Yang Sudah Dikubur dan Hidup Kembali

Suatu saat, Abdullah bin Umar Al Baidlawi sudah dianggap meninggal oleh orang-orang di sekitarnya. Usai dirawat sebagaimana jenazah pada lazimnya, ia dikebumikan dan diratakan tanah di atas pusaranya. Namun, setelah dikubur, Abdullah ternyata belum mati. Hanya jantung dan napasnya yang berhenti sementara.

Demikian dikatakan Habib Abdullah bin Abdurrahman Al-Muhdlar dari Hadramaut, Yaman saat menjawab pertanyaan salah satu pengunjung tentang mati suri dalam acara Haflah Akhir Sanah Pesantren Darut Tauhid Al Huda, Jatilawang, Wanayasa, Banjarnegara.

Ia melanjutkan, karena orang tersebut hidup namun tidak bisa keluar dari dalam kuburan, Abdullah bin Umar kemudian bernadzar. Jika saya bisa hidup kembali ke dunia sebagaimana semula, aku bernadzar akan menafsiri Al-Qur’an.

Ternyata, tidak sampai selang waktu lama, ada seorang yang berprofesi sebagai pencuri kain kafan datang menggali kuburan di mana Abdullah dikebumikan. Ia kaget bukan kepalang. Jenazah yang ia gali dapat bergerak sendiri. Ia pun lari tunggang-langgang.

Habib muda ini melanjutkan, jenazah yang hidup lagi ini lalu menyeru kepada pencuri, “Hai, jangan lari, kemari! Begini, kamu ini ingin mencuri kain kafanku bukan?”

“Iya,” jawab pencuri.

“Sekarang, bawalah kain kafanku ini dan katakan kepada orang kampung suruh mereka mengirimkanku pakaian kemari,” pesan Abdullah. Dan benar, setelah kembali, Abdullah bin Umar ini menyusun tafsir Anwarut Tanzil wa Asrarut Ta’wil yang terkenal dengan Tafsir Al-Baidlawi.

Habib Muhdlar menyimpulkan dengan adanya kisah tersebut, bahwa siapa pun dalam memutuskan perkara harus ada kalimat wallahu a’lam. Manusia hanya memutuskan yang tampak lahir saja. Sedangkan hakikatnya hanya Allah yang maha tahu.

“Seperti dokter di akhir zaman ini yang langsung memvonis mati salah satu pasien, misalnya. Mereka tanpa mengatakan allahu a‘lam. Padahal ini hanya pengetahuan saja. Bukan hakikat sebagaimana yang terjadi dalam cerita di atas,” tandasnya.

Maka tak jarang, lanjutnya, banyak orang mati yang hakikatnya belum mati namun ia mati justru baru saat ia dikubur, karena ia tak bisa bernapas atau yang lainnya sedangkan dokter memang sudah memberikan vonis mati. Di sinilah pentingnya kalimat allahu a’lam.

Terakhir, dai dari Yaman ini berpesan supaya tidak terlalu terburu-buru dalam mengurus jenazah. Cepat itu perlu, tapi jangan terlalu. Ciri-ciri orang mati setidaknya ada tiga hal, di antaranya hidung yang sudah melenceng, seperti meleleh ke samping, telapak kaki yang sudah tidak tegak ke atas, dan mulut yang berbau busuk.

Sumber:indospiritual.com
Goa Ini Bisa Mengantarkanmu Menuju Mekah

Goa Ini Bisa Mengantarkanmu Menuju Mekah

Masyarakat Indonesia sangat kental dengan kepercayaan dan mitos. Beragam mitos bisa kita temukan di berbagai daerah, dari Sabang sampai Merauke. Meski zaman terus maju, tapi ada beberapa kepercayaan yang tak luntur dan masih di percaya. Salah satunya kepercayaan bahwa ada gua yang bisa menembus Mekah.

Gua ini bernama Tujuh (Guha Tujoh). Hampir semua orang pernah mendengar mengenai Gua Tujuh itu. Gua ini terletak di Jl. Banda Aceh – Medan KM 100, Desa Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh. Terdapat tujuh pintu utama untuk memasuki gua yang dianggap sebagai peninggalan sejarah oleh masyarakat daerah Laweung ini. Ke Tujuh pintu tersebut mempunyai sisi yang berbeda-beda.


Gua ini dikelilingi dengan gunung yang tak berhutan alias pegunungan bebatuan. Memasuki kawasan Gua Tujuh tentu harus berhati-hati. Namun, panorama pengunungan bebatuan di selah-selah bukit tinggi begitu menawan. Berbatasan dengan daerah laweung dekat Selatan, siapapun yang menuju ke daerah tesebut bisa melepaskan pandangan ke pesisir pantai laut selatan. Tentu memiliki keindahan tersendiri jika berada di puncak gua tersebut.


Gua eksotis ini penuh dengan misteri. Kabarnya di dalam gua tersebut terdapat sebuah batu besar yang bergantung tanpa ada penahan, yang artinya anti gravitasi. Pembuktian dari ketidakmungkinan itulah yang menimbulkan keinginan kuat untuk dapat menyaksikan sendiri dari fenomena tersebut.


Satu kepercayaan yang paling fenomenal adalah salah satu pintu dari ke tujuh pintu utama ini bisa menembus Mekah! Belum pernah ada yang mencatat jarak masing-masing terowongan tersebut. Goa tujuh ini memiliki pintu masuk yang berdiameter 0,6 m dan lebar 15 m. Namun, hingga kini kabar ini tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Yang pasti, gua itu sebenarnya bernama Gua Aulia Tujuh karena merupakan tempat bersemayam 7 orang Aulia yang dikeramatkan.

Sebagai sebuah gua yang dikeramatkan dan sering dijadikan sebagai tempat pertapaan, pada suatu tingkatan tertentu orang yang melakukan tapa tersebut dapat berpindah tempat ke Mekah dengan cara yang tidak dapat dijelaskan kekuatan pikir manusia. Kondisi itulah yang selanjutnya menjadi rumor bahwa gua tersebut mempunyai jalan masuk ke Mekah. Lepas dari mitos yang menjadi bumbu, keindahan gua pun begitu eksotis dan menawan. Patut untuk kamu kunjungi kala berkunjung ke Aceh. Sumber: http://forum.viva.co.id/

Jumat, 08 April 2016

Benarkah Mitos Menabrak Kucing Bisa Berakibat Sial?

Banyak dari kita yang merasa ketakutan ketika telah menabrak seekor kucing, baik menggunakan motor ataupun mobil. Konon banyak yang bilang bahwa ketika kita menabrak seekor kucing, maka setiap helai bulunya harus dihitung dan harus dikubur dengan layak agar tidak berakibat kesialan. Benarkah seperti itu?



Sebelum membahas mengenai mitos tersebut, kita kaji dulu pengkategorian hewan menurut para ulama.

1. Hewan yang harus dibunuh berdasarkan syariat

Hewan ini merupakan jenis hewan yang sangat berbahaya dan bisa mengganggu aktivitas manusia. Beberapa hewan yang termasuk dalam kategori ini antara lain, kalajengking, tikus, ular, anjing hitam dan yang lainnya.

Rasulullah telah bersabda,
“Lima hewan yang semuanya jahat (mengganggu), boleh dibunuh walau di tanah suci; burung gagak, burung hering, anjing yang suka melukai, kalajengking dan tikus.”(HR Muslim)

2. Hewan yang menjadi pengganggu

Jenis hewan seperti ini boleh dibunuh mesti tidak ada keterangan yang memperbolehkannya. Beberapa contohnya seperti nyamuk, semut yang mengganggu, tawon dan kecoa yang mengganggu. Bahkan lalat yang hingga di makanan kita pun boleh dibunuh.

3. Hewan yang tidak mengganggu

Untuk hewan yang tidak mengganggu, maka kita pun tidak anjurkan untuk membunuhnya. Rasulullah menceritakan bahwa seorang wanita diadzab oleh Allah hanya karena menyiksa kucing. Ini karena kucing termasuk hewan yang tidak mengganggu dan membahayakan bagi manusia.

Dari Ibnu Umar sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Ada seorang wanita yang diadzab karena seekor kucing. Dia kurung seekor kucing sampai mati sehingga dia masuk neraka. Dia tidak memberinya makan, tidak pula minum dan tidak dilepaskan sehingga bisa makan binatang melata tanah.”(HR Bukhari dan Muslim)

Tak hanya untuk kucing saja, membunuh binatang lain pun dikenakan hukum yang sama.

“Jika ada orang membunuh seekor burung atau yang lebih kecil dari itu tanpa alasan yang benar, maka Allah akan meminta pertanggung jawaban hal itu kepadanya.” Lantas para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa haknya?” Rasul menjawab, “Dia sembelih untuk dimakan, tidak mematahkan lehernya kemudian dibuang.”(HR Nasai)

Lantas bagaimana hukum atau mitos menabrak kucing menurut Islam?

Apabila kejadian tersebut tidaklah disengaja, maka pelakunya tidaklah dikenakan resiko apapun. Namun jika kucing tersebut merupakan milik orang lain, maka kita harus memberikan ganti rugi yang sesuai.

Allah Ta’ala berfirman
“Tidak ada dosa bagimu untuk perbuatan yang tidak kamu sengaja, tetapi (yang ada dosa) apa yang disengaja oleh hatimu.”(QS Al Ahzab 5)

Sementara menurut Dr. Soleh al Fauzan terkait menabrak kucing mengatakan,“Namun jika hal tersebut tidak memungkinkan lalu Anda melindasnya tanpa kesengajaan ingin menghabisi nyawanya karena Anda tidak bisa menghentikan kendaraan secara mendadak, maka Anda tidak berdosa.
Anda berdosa karena membunuh hewan manakala Anda dengan sengaja membunuhnya tanpa alasan pembenaran yang bisa dibenarkan karena hewan itu memiliki kehormatan dan dia tidak menyakiti Anda.”

Apakah kejadian tersebut berpengaruh pada janin jika yang menabrak adalah istri ataupun suami dengan istri yang tengah hamil?

Tidak ada keterangan jelas yang membuktikan bahwa menabrak kucing akan berpengaruh buruk bagi janin wanita yang tengah hamil.

Oleh karenanya jauhkan sikap menghubungkan-hubungkan kejadian tertentu dengan apa yang akan menimpa kepada diri. Karena hal tersebut bisa dikatakan sebagai syirik.

Wallahu A’lam
Sumber: Kabarmakkah.com

Kamis, 31 Maret 2016

Misteri Keluarnya Dajjal dan Mengeringnya Danau Tiberias di Israel

Bila anda membuka google dan menelusuri kata “Tiberias”, maka anda akan menemukan keterangan Wikipedia sebagai berikut:




The Sea of Galilee, alsoKinneret, Lake of Gennesaret, orLake Tiberias (Hebrew: יָם כִּנֶּרֶת‎ Judeo-Aramic: יַמּא דטבריא, Arabic:بحيرة طبرية‎), is the largestfreshwater lake in Israel, and it is approximately 53km (33mi) in circumference, about 21km (13mi) long, and 13km (8.1mi) wide. The lake has a total area of 166km2 (64sqmi), and a maximum depth of approximately 43 m (141feet).

Artinya:

Laut Galilea, juga Kinneret, Danau Genesaret,atau Danau Tiberias (Ibrani:יָם כִּנֶּרֶתYahudi-Aramic:יַמּא דטבריא, Arab:بحيرة طبرية),adalah danauair tawar terbesar diIsrael, dan ia adalah sekitar 53km (33mil) lingkar, sekitar 21km (13mil) panjang, dan 13km (8,1mil) lebar. Danau ini memiliki luas wilayah 166 km2 (64sq mi), dan kedalaman maksimum sekitar 43m (141kaki).

Air dari Danau Tiberias merupakan sumber utama air bersih bagi bangsa Yahudi dan pemerintah Zionis Israel. Dewasa ini pemerintah Israel sangat khawatir karena keberadaan air Danau Tiberias sudah kian menepis. Jika kita click Save the Kinneret! -211.665 as of 19/07/2012 kita akan temukan peringatan dari pemerintah Israel kepada segenap warganya sebagai berikut:

The Kinneret, Israel's major reservoir of fresh water, is drying up! Many years of below-average rainfall have led the water level to dip to the "black line," beyond which water cannot be pumped without causing severe damage to the entire water supply. Though there are plans in place to build more desalination plants, they will not be operation for several years, so it is incumbent upon us all to conserve water!

Artinya:

Danau Kinneret, waduk utama air bersih Israel kian mengering! Bertahun-tahun curah hujandi bawah rata-rata telah menyebabkan level air berada di "garis hitam," dimana air tidak bakal dapat dipompa lagi tanpa menyebabkan kerusakan parah pada pasokan air secara keseluruhan.Meskipun ada rencana untuk membangun pabrik desalinasi, iatidak akan beroperasi selama beberapa tahun, sehingga menjadi tugas kita bersama untuk menghemat air!

Mungkin bagi sebagian orang informasi ini dianggap tidak penting bahkan tidak menjadi urusannya. Tapi bagi setiap muslim-mukmin yang peduli dengan tanda-tanda Akhir Zaman informasi ini sangat berharga dan sangat serius. Mengapa? Karena dalam sebuah hadits panjang yang diriwayatkan oleh Imam Muslim terdapat kata “Danau Tiberias”. Dan hadits tersebut berkaitan erat dengan bakal keluarnya fitnah paling dahsyat sepanjang zaman, yaitu fitnah al-Masih Ad-Dajjal..!

Hadits tersebut sangat panjang. Di dalam hadits tersebut dikisahkan bagaimana seorang pelaut Arab Nasrani bernama Tamim Ad-Dari bersama 30 orang awak kapalnya terdampar di sebuah pulau. Kemudian di dalam pulau itu ia berjumpa dengan seorang lelaki yang menurutnya digambarkan sebagai ”orang terbesar yang pernah kami lihat, paling kuat dan tangannya terbelenggu di leher, antara lutut dan mata kakinya terbelenggu besi”. Lalu terjadi dialog antara Tamim Ad-Dari dengan lelaki misterius yang ternyata adalah Al-Masih Ad-Dajjal. Dialog tersebut sebagai berikut:

Ia berkata: Beritahukan padaku tentang kurma Baisan. Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Aku bertanya pada kalian tentang kurmanya, apakah sudah berbuah? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, ia hampir tidak membuahkan lagi. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang danau Thabari (Tiberias). Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia menjawab: Apakah ada airnya? Mereka menjawab: Airnya banyak. Ia berkata: Ingat, airnya hampir akan habis.Ia berkata: Beritahukan padaku tentang mata air Zughar. Mereka bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Apakah disana ada airnya dan apakah penduduknya bercocok tanam dengan air itu? Kami menjawab: Ya, airnya banyak dan penduduknya bercocok tanam dengan air itu. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang Nabi orang-orang buta huruf, bagaimana keadaannya? Mereka menjawab: Ia telah muncul dari Makkah dan tinggal di Yatsrib. Ia bertanya: Apakah orang-orang arab memeranginya? Kami menjawab: Ya. Ia bertanya: Apa yang mereka lakukan terhadapnya? Lalu kami memberitahunya bahwa beliau menang atas bangsa arab di sebelahnya dan mereka menaatinya.

Ia bertanya pada mereka: Itu sudah terjadi? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, sesungguhnya itu baik bagi mereka untuk menaatinya. Aku akan beritahukan pada kalian siapa aku. Aku adalah Al Masih (Ad-Dajjal) dan aku sudah hampir diizinkan untuk keluar lalu aku akan keluar.” (HR MUSLIM - 5235)

Berdasarkan hadits di atas berarti Ad-Dajjal telah mengungkap kunci-kunci kejadian yang menjadi indikator kapan ia bakal diizinkan untuk keluar dan menebar fitnah-fitnahnya.

Dan salah satu indikator sudah dekatnya saat Ad-Dajjal keluar ialah bilamana air Danau Tiberias telah mengering. Sedangkan saat ini jelas kondisi tersebut sudah hampir menjadi kenyataan....!

Silahkan dilihat grafik level air Danau Tiberias yang kian menyurut sejak tahun 2004 hingga 2012 (Kinneret Water Levels 2004-2012). Waspadalah saudaraku, fitnah Ad-Dajjal tidak lama lagi akan segera keluar! Siapkan diri beserta keluarga anda dengan kemantapan iman dan tauhid sebelum segala sesuatunya menjadi terlambat.
Sumber: http://forum.viva.co.id