Tampilkan postingan dengan label kisah misteri hantu pocong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah misteri hantu pocong. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2015

Kisah Misteri Hantu Pocong Mengikuti Tukang Gali Kubur

Mbah Subarkah adalah nara sumber dari kisah misteri hantu pocong mengikuti tukang gali kubur ini. Beliau menceritakan kejadian yang ia alami beberapa waktu lalu dengan sedikit bumbu lucu dan konyol. Bagaimana kisah Mbah Subarkah ketika ia melihat penampakan hantu serta diikuti hantu tersebut? Simak kisah selanjutnya di bawah ini.

Mbah Subarkah, begitulah panggilan akrab masyarakat dusun kluwih (disamarkan) kepada kakek berusia 65 th yang berprofesi sebagai penggali kubur di pemakaman tak jauh dari tempat tinggalnya. Kemarin ketika kami bertemu di salah satu warung tenda atau kerap disebut dengan “angkringan” beliau bercerita tentang peristiwa yang pernah ia alami selama ini. salah satunya yakni ketika beliau melihat penampakan pocong nyata di depan kedua matanya. Awalnya sih memang saya pancing-pancing dengan beberapa pertanyaan kurang lebih seperti ini.
kisah-misteri-hantu-pocong-penampakan-nyata

“Gimana mbah masih kuat jadi tukang gali kubur?” tanyaku. Beliaupun menjawab dengan kalem “Ya yang namanya orang bekerja nak, simbah kan sudah tua sebisanya lah biar gak jadi beban anak-anak, toh anak-anak simbah semuanya juga sudah pada berkeluarga, gak enak kalau minta terus-terusan”. Wah terenyuh juga saya mengengar jawaban kakek yang satu ini. Untuk mendinginkan suasana sambil minum jahe susu saya kembali bertanya pada simbah “lantas pernah gak mbah ngalami kejadian menakutkan selama jadi tukang gali kubur?”.

Mulai dari sana kemudian Mbah Subarkah banyak bercerita tentang pengalamannya selama bekerja sebagai penggali kubur. Mulai dari melihat tuyul bermain di depan pintu penampakan genderuwo hingga penampakan pocong nyata di depan kedua matanya. Dari cerita Mbah Subarkah pula saya mengetahui ternyata selain dimintai bantuan dalam menggali kubur simbah juga diberikan kepercayaan untuk menjaga kubur oleh masyarakat sekitar hingga kerap menyiangi rumput dan membersihkan seluruh makam yang terdapat di pemakaman umum tersebut.

Kisah misteri paling mengerikan yang dialami Mbah Subarkah menurut saya ketika ia bercerita tentang pocong yang mengikutinya. Kisah misteri hantu pocong mengikuti tukang gali kubur dialami oleh Mbah Subarkah kurang lebih setahun yang lalu. Beliau bercerita bahwa pada saat itu sedang memakamkan salah satu jenazah yang meninggal pada malam selasa keliwon.

“jika orang tua dulu mempercayai kalau ada orang yang meninggal pada malam selasa kliwon tempat pemakaman nya harus dijaga selama 7 hari terhitung sejak mayat itu dikebumikan” begitulah kurang lebih simbah bercerita.
Baca Juga: Cerita Nyata Tentang Hantu Sundel Bolong
Entah alasan apa yang jelas pada saat ini kepercayaan semacam itu sudah memudar di kalangan masyarakat sehingga tidak ada lagi yang mengetahuinya. Sebagai seorang pekerja yang diberikan amanat beliau memang tergolong sangat bertanggungjawab. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan setelah memakamkan jenazah orang yang meninggal pada malam selasa kliwon Mbah Subarkah lantas dengan berani tidur di area pemakaman selama 7 malam.

Memang sekilas tidak ada yang mencurigakan pada malam pertama dan kedua, namun pada malam ketiga tepatnya pada malam jumat kejadian aneh mulai dirasakan simbah semenjak ia baru datang di area pemakaman pada pukul 22.00 WIB.

Bau kemenyan menyengat dan terkadang diikuti dengan bau busuk seperti bangkai simbah rasakan, namun karena beliau merasa keamanan pemakaman menjadi tanggung jawabnya sepenuhnya maka beliau berusaha membiarkan perasaan aneh tersebut.

Awal mulanya pada tengah malam Mbah Subarkah yang hanya tiduran beralaskan sepotong tikar mendengar suara gembelegar dari dalam area pemakaman, mungkin seperti petasan yang sangat besar atau lebih mirip lagi dengan suara halilintar tutur beliau.
Baca Juga: Kisah Penganut Pesugihan Gunung Kawi
Dari area pemakan tiba-tiba ia melihat ada cahaya merah semacam bolam lampu namun terlihat lebih remang. Sontak beliau berdiri dan memperhatikan seklilingnya apa gerangan yang terjadi.

Tidak lama kemudian cahaya merah itu menghilang begitu saja sehingga membuat Mbah Subarkah merasa penasaran. Karena tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan kemudian beliau mengambil senter dan mencoba menuju tempat pemakaman orang yang dikebumikan pada hari selasa yang lalu.
Beliau periksa keadaanya memang tidak ada yang janggal melainkan terdapat beberapa jejak kaki seperti jejak kaki kucing namun lebih besar. Simbah berfikir barangkali ada kucing yang mendekati atau melewati tanah pemakaman tersebut.

Setelah memastikan semuanya baik-baik saja lantas Mbah Subarkah berjalan menuju pintu keluar, disaat ini simbah merasakan bulu kuduknya semakin berdiri dan merinding tanpa bisa ia tahan. Belum juga sampai ke pintu gerbang pemakaman beliau menengok ke arah belakang. Dana apa yang simbah lihat? Penampakan pocong nyata terlihat di depan kedua matanya. Rupanya pocongan tersebut mengikuti simbah menuju pintu pemakaman.

Sontak karena kaget Mbah Subarkah langsung berbalik badan dan berharap penampakan yang barusan ia lihat segera lenyap. Namun tidak demikian seperti yang beliau harapkan, ternyata ketika ia sampai pintu gerbang pemakaman pocong tersebut masih mengikutinya dari belakang dan baru menghilang ketika simbah membacakan doa sebisanya.
Beliau juga menuturkan bahwa cerita orang tentang pocong berjalan melompat-lompat itu tidak benar, karena beliau melihat sendiri jalan hantu pocong itu tidak melompat melainkan melayang di udara tanpa tersentuh tanah.

Demikian kisah yang dialami oleh Mbah Subarkah yang kemudian saya tuangkan dalam sebuah artikel yang berjudul kisah misteri hantu pocong mengikuti tukang gali kubur.

Kisah Misteri Hantu Pocong Mengikuti Tukang Gali Kubur

Mbah Subarkah adalah nara sumber dari kisah misteri hantu pocong mengikuti tukang gali kubur ini. Beliau menceritakan kejadian yang ia alami beberapa waktu lalu dengan sedikit bumbu lucu dan konyol. Bagaimana kisah Mbah Subarkah ketika ia melihat penampakan hantu serta diikuti hantu tersebut? Simak kisah selanjutnya di bawah ini.

Mbah Subarkah, begitulah panggilan akrab masyarakat dusun kluwih (disamarkan) kepada kakek berusia 65 th yang berprofesi sebagai penggali kubur di pemakaman tak jauh dari tempat tinggalnya. Kemarin ketika kami bertemu di salah satu warung tenda atau kerap disebut dengan “angkringan” beliau bercerita tentang peristiwa yang pernah ia alami selama ini. salah satunya yakni ketika beliau melihat penampakan pocong nyata di depan kedua matanya. Awalnya sih memang saya pancing-pancing dengan beberapa pertanyaan kurang lebih seperti ini.
kisah-misteri-hantu-pocong-penampakan-nyata

“Gimana mbah masih kuat jadi tukang gali kubur?” tanyaku. Beliaupun menjawab dengan kalem “Ya yang namanya orang bekerja nak, simbah kan sudah tua sebisanya lah biar gak jadi beban anak-anak, toh anak-anak simbah semuanya juga sudah pada berkeluarga, gak enak kalau minta terus-terusan”. Wah terenyuh juga saya mengengar jawaban kakek yang satu ini. Untuk mendinginkan suasana sambil minum jahe susu saya kembali bertanya pada simbah “lantas pernah gak mbah ngalami kejadian menakutkan selama jadi tukang gali kubur?”.

Mulai dari sana kemudian Mbah Subarkah banyak bercerita tentang pengalamannya selama bekerja sebagai penggali kubur. Mulai dari melihat tuyul bermain di depan pintu penampakan genderuwo hingga penampakan pocong nyata di depan kedua matanya. Dari cerita Mbah Subarkah pula saya mengetahui ternyata selain dimintai bantuan dalam menggali kubur simbah juga diberikan kepercayaan untuk menjaga kubur oleh masyarakat sekitar hingga kerap menyiangi rumput dan membersihkan seluruh makam yang terdapat di pemakaman umum tersebut.

Kisah misteri paling mengerikan yang dialami Mbah Subarkah menurut saya ketika ia bercerita tentang pocong yang mengikutinya. Kisah misteri hantu pocong mengikuti tukang gali kubur dialami oleh Mbah Subarkah kurang lebih setahun yang lalu. Beliau bercerita bahwa pada saat itu sedang memakamkan salah satu jenazah yang meninggal pada malam selasa keliwon.

“jika orang tua dulu mempercayai kalau ada orang yang meninggal pada malam selasa kliwon tempat pemakaman nya harus dijaga selama 7 hari terhitung sejak mayat itu dikebumikan” begitulah kurang lebih simbah bercerita.
Baca Juga: Cerita Nyata Tentang Hantu Sundel Bolong
Entah alasan apa yang jelas pada saat ini kepercayaan semacam itu sudah memudar di kalangan masyarakat sehingga tidak ada lagi yang mengetahuinya. Sebagai seorang pekerja yang diberikan amanat beliau memang tergolong sangat bertanggungjawab. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan setelah memakamkan jenazah orang yang meninggal pada malam selasa kliwon Mbah Subarkah lantas dengan berani tidur di area pemakaman selama 7 malam.

Memang sekilas tidak ada yang mencurigakan pada malam pertama dan kedua, namun pada malam ketiga tepatnya pada malam jumat kejadian aneh mulai dirasakan simbah semenjak ia baru datang di area pemakaman pada pukul 22.00 WIB.

Bau kemenyan menyengat dan terkadang diikuti dengan bau busuk seperti bangkai simbah rasakan, namun karena beliau merasa keamanan pemakaman menjadi tanggung jawabnya sepenuhnya maka beliau berusaha membiarkan perasaan aneh tersebut.

Awal mulanya pada tengah malam Mbah Subarkah yang hanya tiduran beralaskan sepotong tikar mendengar suara gembelegar dari dalam area pemakaman, mungkin seperti petasan yang sangat besar atau lebih mirip lagi dengan suara halilintar tutur beliau.
Baca Juga: Kisah Penganut Pesugihan Gunung Kawi
Dari area pemakan tiba-tiba ia melihat ada cahaya merah semacam bolam lampu namun terlihat lebih remang. Sontak beliau berdiri dan memperhatikan seklilingnya apa gerangan yang terjadi.

Tidak lama kemudian cahaya merah itu menghilang begitu saja sehingga membuat Mbah Subarkah merasa penasaran. Karena tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan kemudian beliau mengambil senter dan mencoba menuju tempat pemakaman orang yang dikebumikan pada hari selasa yang lalu.
Beliau periksa keadaanya memang tidak ada yang janggal melainkan terdapat beberapa jejak kaki seperti jejak kaki kucing namun lebih besar. Simbah berfikir barangkali ada kucing yang mendekati atau melewati tanah pemakaman tersebut.

Setelah memastikan semuanya baik-baik saja lantas Mbah Subarkah berjalan menuju pintu keluar, disaat ini simbah merasakan bulu kuduknya semakin berdiri dan merinding tanpa bisa ia tahan. Belum juga sampai ke pintu gerbang pemakaman beliau menengok ke arah belakang. Dana apa yang simbah lihat? Penampakan pocong nyata terlihat di depan kedua matanya. Rupanya pocongan tersebut mengikuti simbah menuju pintu pemakaman.

Sontak karena kaget Mbah Subarkah langsung berbalik badan dan berharap penampakan yang barusan ia lihat segera lenyap. Namun tidak demikian seperti yang beliau harapkan, ternyata ketika ia sampai pintu gerbang pemakaman pocong tersebut masih mengikutinya dari belakang dan baru menghilang ketika simbah membacakan doa sebisanya.
Beliau juga menuturkan bahwa cerita orang tentang pocong berjalan melompat-lompat itu tidak benar, karena beliau melihat sendiri jalan hantu pocong itu tidak melompat melainkan melayang di udara tanpa tersentuh tanah.

Demikian kisah yang dialami oleh Mbah Subarkah yang kemudian saya tuangkan dalam sebuah artikel yang berjudul kisah misteri hantu pocong mengikuti tukang gali kubur.

Sabtu, 20 Juni 2015

Kisah Misteri Hantu Pocong Makam Keramat

Adalah Wahyudi seorang pemuda yang tinggal di kampung Andahan menuturkan kisah misteri hantu pocong makam keramat yang pernah ia alami. Cerita ini bermula ketika Wahyudi dan temannya sedang meronda sebagaimana jadwalnya ronda pada tiap malam jumat.

Udara malam yang menusuk tulang seakan tidak menyurutkan niat Wahyudi dan teman-temannya untuk beronda di pos kampling kampung setempat. Seperti biasa kelompok ronda malam jumat yang berjumlah 6 orang yakni Wahyudi, Hengki, Dibyo, Yopi, Trisna, dan Sugi berkumpul di pos kamling pada jam 9 malam. Seceret kopi dan 2 piring gorengan menjadi teman obrolan mereka sembari memperhatikan situasi kampung setempat.

kisah-misteri-hantu-pocong
Tak terasa waktu telah berlalu hingga pergantian hari telah berlalu, kokok ayam jantan sayup-sayup terdengar mewarnai pergantian hari. Itu berarti tugas par peronda untuk patroli keliling kampung. Dari sinilah awal mula kisah misteri hantu pocong makam keramat bermula. Mereka berenam memutuskan untuk membagi 3 kelompok yang masing-masing 2 orang. Wahyudi dan hengki merupakan kelompok pertama dan bertugas berpatroli ke arah selatan hingga ke ujung persawahan. Kelompok ke dua Dibyo dan Yopi bertugas berpatroli ke arah utara hingga ke tepi sungai. Sementara Trisna dan Sugi bertugas menunggu dan berjaga-jaga di pos ronda.

Sekilas taka ada yang membedakan dengan malam jumat sebelumnya, hanya saja angin pada malam itu memang sangat terasa dinginnya. Tak heran jika para peronda mengenakan sarung dan jaket masing-masing. Dibyo dan Yopi bergegas berjalan ke arah utara menyisir kampungnya dengan berbekal lampu senter yang mereka miliki. Biasanya patroli selesai selama kurang lebih setengah hingga satu jam.

Sementara Wahyudi dan Hengki mendapat tugas berpatroli ke arah selatan hingga pematang sawah. Biasany memang arah selatan dari pos kamling ini menjadi sirikan bagi para peronda, pasalnya selain kawasannya sangat gelap dan jarang rumah penduduk para peronda yang berpatroli ke arah selatan juga harus melewati makam keramat yang konon sangat seram serta terdapat banyak pohon besar jadi sarang hantu dan jin.
Baca Juga:

Tak terasa langkah kaki mereka telah sampai di ujung rumah penduduk, itu berarti ia harus berputar ke pinggir kampung dekat pematang sawah dan melewati sebuah kuburan atau makam keramat yang sangat terkenal akan keangkerannya tersebut.

kisah-misteri-hantu-pocong
Hengki : Mas kamu lihat gak itu dalam kuburan sepertinya ada asap yang meninggi?
Wahyudi : Eh iyah tuh, paling-paling tadi sore mbah bejo bersih-bersih makam dan bakar sampah kali Heng! (jawab wahyudi coba menenangkan perasaanya)
Hengki : Kok kaya bau kemenyan ya mas?
Wahyudi : Jangan ngaco ah, prasaan kamu aja kali. Udah yuk lanjut lagi. Mana senter kamu terangin ke arah sana biar liat jalan.
Hengki : ini mas, mas aja yang pegang aku di belakang saja, takut.
Wahyudi : Takut apaan sih heng, mana ada hantu yang berani nonggol di depan kita, haha (kelakar yudi)
Hengki : Loh mas, udah jadi rahasia umum kalau di sekitar sini sering ada kejadian aneh mas, aku takut kalau hal tersebut sampai terjadi pada kita.
Belum sempat hengki selesai bercerita tiba-tiba keduanya dikejutkan dengan suar pohon bambu saling bergesekan krosakk...krosak..krosakk. padahal angin bertiup wajar dan pohon lain tidak bergesek sekeras itu.
Hengki : Lhah beneran apaan itu mas (sambil pegangan tangan Wahyudi).
Wahyudi : Apaan sih heng, paling-paling buah mangga jatuh digondol kelelawar, lepas ah tangannya jangan kaya cewe, sentak Yudi pada Hengki.
Baca Juga: Pesugihan Tanpa Tumbal Mahar Setelah Berhasil
Semakin keduanya mengarah ke pintu masuk makam Hengki sepertinya semakin takut dan menahan nafas saja. Ia berusaha mengalihkan pandangannya dari makam tersebut dan bergegas berbelok ke arah kiri dari pintu masuk makam untuk berlanjut ke arah pos kamling. Namun belum genap 3 langkah kakinya berjalan dari depan pintu masuk makam tiba-tiba keduanya melihat sosok putih bergelantung di sebuah pohon besar pinggir makam. Keduannya langsung bergegas untuk meninggalkan tempat tersebut, namun semakin keduanya berlari semakin mereka merasa tidak beranjak dari tempat tersebut. Poconggg... teriak mereka sambil berlarian ke arah pos kamling, saking takutnya, sampai-sampai sendal Hengki putus dan tertinggal entah dimana.

kisah misteri hantu pocong makam keramat di atas merupakan kejadian yang pernah dialami oleh Wahyudi, semoga dapat memberikan wawasan dan hiburan bagi kita semua.

Kisah Misteri Hantu Pocong Makam Keramat

Adalah Wahyudi seorang pemuda yang tinggal di kampung Andahan menuturkan kisah misteri hantu pocong makam keramat yang pernah ia alami. Cerita ini bermula ketika Wahyudi dan temannya sedang meronda sebagaimana jadwalnya ronda pada tiap malam jumat.

Udara malam yang menusuk tulang seakan tidak menyurutkan niat Wahyudi dan teman-temannya untuk beronda di pos kampling kampung setempat. Seperti biasa kelompok ronda malam jumat yang berjumlah 6 orang yakni Wahyudi, Hengki, Dibyo, Yopi, Trisna, dan Sugi berkumpul di pos kamling pada jam 9 malam. Seceret kopi dan 2 piring gorengan menjadi teman obrolan mereka sembari memperhatikan situasi kampung setempat.

kisah-misteri-hantu-pocong
Tak terasa waktu telah berlalu hingga pergantian hari telah berlalu, kokok ayam jantan sayup-sayup terdengar mewarnai pergantian hari. Itu berarti tugas par peronda untuk patroli keliling kampung. Dari sinilah awal mula kisah misteri hantu pocong makam keramat bermula. Mereka berenam memutuskan untuk membagi 3 kelompok yang masing-masing 2 orang. Wahyudi dan hengki merupakan kelompok pertama dan bertugas berpatroli ke arah selatan hingga ke ujung persawahan. Kelompok ke dua Dibyo dan Yopi bertugas berpatroli ke arah utara hingga ke tepi sungai. Sementara Trisna dan Sugi bertugas menunggu dan berjaga-jaga di pos ronda.

Sekilas taka ada yang membedakan dengan malam jumat sebelumnya, hanya saja angin pada malam itu memang sangat terasa dinginnya. Tak heran jika para peronda mengenakan sarung dan jaket masing-masing. Dibyo dan Yopi bergegas berjalan ke arah utara menyisir kampungnya dengan berbekal lampu senter yang mereka miliki. Biasanya patroli selesai selama kurang lebih setengah hingga satu jam.

Sementara Wahyudi dan Hengki mendapat tugas berpatroli ke arah selatan hingga pematang sawah. Biasany memang arah selatan dari pos kamling ini menjadi sirikan bagi para peronda, pasalnya selain kawasannya sangat gelap dan jarang rumah penduduk para peronda yang berpatroli ke arah selatan juga harus melewati makam keramat yang konon sangat seram serta terdapat banyak pohon besar jadi sarang hantu dan jin.
Baca Juga:

Tak terasa langkah kaki mereka telah sampai di ujung rumah penduduk, itu berarti ia harus berputar ke pinggir kampung dekat pematang sawah dan melewati sebuah kuburan atau makam keramat yang sangat terkenal akan keangkerannya tersebut.

kisah-misteri-hantu-pocong
Hengki : Mas kamu lihat gak itu dalam kuburan sepertinya ada asap yang meninggi?
Wahyudi : Eh iyah tuh, paling-paling tadi sore mbah bejo bersih-bersih makam dan bakar sampah kali Heng! (jawab wahyudi coba menenangkan perasaanya)
Hengki : Kok kaya bau kemenyan ya mas?
Wahyudi : Jangan ngaco ah, prasaan kamu aja kali. Udah yuk lanjut lagi. Mana senter kamu terangin ke arah sana biar liat jalan.
Hengki : ini mas, mas aja yang pegang aku di belakang saja, takut.
Wahyudi : Takut apaan sih heng, mana ada hantu yang berani nonggol di depan kita, haha (kelakar yudi)
Hengki : Loh mas, udah jadi rahasia umum kalau di sekitar sini sering ada kejadian aneh mas, aku takut kalau hal tersebut sampai terjadi pada kita.
Belum sempat hengki selesai bercerita tiba-tiba keduanya dikejutkan dengan suar pohon bambu saling bergesekan krosakk...krosak..krosakk. padahal angin bertiup wajar dan pohon lain tidak bergesek sekeras itu.
Hengki : Lhah beneran apaan itu mas (sambil pegangan tangan Wahyudi).
Wahyudi : Apaan sih heng, paling-paling buah mangga jatuh digondol kelelawar, lepas ah tangannya jangan kaya cewe, sentak Yudi pada Hengki.
Baca Juga: Pesugihan Tanpa Tumbal Mahar Setelah Berhasil
Semakin keduanya mengarah ke pintu masuk makam Hengki sepertinya semakin takut dan menahan nafas saja. Ia berusaha mengalihkan pandangannya dari makam tersebut dan bergegas berbelok ke arah kiri dari pintu masuk makam untuk berlanjut ke arah pos kamling. Namun belum genap 3 langkah kakinya berjalan dari depan pintu masuk makam tiba-tiba keduanya melihat sosok putih bergelantung di sebuah pohon besar pinggir makam. Keduannya langsung bergegas untuk meninggalkan tempat tersebut, namun semakin keduanya berlari semakin mereka merasa tidak beranjak dari tempat tersebut. Poconggg... teriak mereka sambil berlarian ke arah pos kamling, saking takutnya, sampai-sampai sendal Hengki putus dan tertinggal entah dimana.

kisah misteri hantu pocong makam keramat di atas merupakan kejadian yang pernah dialami oleh Wahyudi, semoga dapat memberikan wawasan dan hiburan bagi kita semua.